Sumbawa Barat, Kanalsumbawa | Anggapan bahwa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sepi wisatawan dibantah oleh data resmi Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) KSB. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari hotel dan pelaku usaha pariwisata, tercatat sebanyak 64.355 wisatawan domestik dan mancanegara berkunjung ke KSB sepanjang 2023 hingga pertengahan 2026.

Data tersebut menjadi gambaran bahwa aktivitas sektor pariwisata di KSB masih berlangsung dan menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan. Meski demikian, sebagian masyarakat masih meragukan angka tersebut karena tidak melihat banyak wisatawan di pusat keramaian.

Kepala Bidang Pemasaran Disparpora KSB, Yuliana, mengatakan persepsi tersebut muncul karena masyarakat hanya melihat kondisi secara kasat mata, sementara wisatawan memiliki pola perjalanan yang berbeda.

“Kalau orang bicara di luar, dikira tidak ada turis. Padahal data yang masuk dari hotel-hotel itu ada. Itu salah satu kendala bagi kami,” kata Yuliana kepada media Kanalsumbawa.com, pada sabtu (13/6/2026).

Ia menjelaskan, banyak wisatawan yang datang ke KSB lebih memilih menghabiskan waktu di hotel, resort, maupun destinasi wisata tertentu sehingga keberadaannya tidak selalu terlihat di kawasan perkotaan atau tempat-tempat umum.

Menurut Yuliana, data kunjungan yang dimiliki Disparpora bukan sekadar estimasi. Seluruh angka berasal dari laporan resmi yang disampaikan pelaku usaha pariwisata dan menjadi dasar pemerintah daerah dalam mengevaluasi perkembangan sektor wisata.

“Data yang kami miliki bukan asumsi. Semua berasal dari laporan hotel dan pelaku usaha pariwisata yang masuk secara berkala kepada pemerintah daerah,” ujarnya.

Untuk memastikan keakuratan data, Disparpora KSB juga melakukan verifikasi lapangan dengan mendatangi hotel atau penginapan yang belum menyampaikan laporan jumlah tamu.

“Kalau ada yang belum mengumpulkan data, kami datang langsung ke hotel-hotel. Jadi data yang kami miliki benar-benar riil dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat melihat perkembangan pariwisata berdasarkan fakta dan data yang terukur. Menurutnya, catatan 64.355 kunjungan wisatawan dalam tiga tahun terakhir menjadi bukti bahwa sektor pariwisata KSB tetap bergerak dan memiliki potensi besar untuk terus berkembang di masa mendatang.(Nin-KS)