Sumbawa Barat, Kanalsumbawa– Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyiapkan sejumlah potensi unggulan untuk diperkenalkan dalam APKASI Otonomi Expo 2026. Tidak hanya produk UMKM, KSB akan membawa potensi rempah, rumput laut, pariwisata, hingga perkembangan kawasan industri dan smelter.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) KSB, Mujiburrahman, S.T., M.M.Inov., saat ditemui pada 19 Agustus 2026 mengatakan, keikutsertaan KSB tidak hanya berfokus pada stan pameran. Sejumlah perangkat daerah juga dilibatkan dalam berbagai agenda yang menjadi bagian dari APKASI Otonomi Expo.

“APKASI Otonomi Expo ini ada beberapa event, kegiatan, yang daerah bisa ikut. Kita yang ikut itu stan pameran,” ujar Mujiburrahman.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah business and partnership matching. Dalam kegiatan tersebut, KSB akan memperkenalkan komoditas rempah dengan melibatkan Dinas Pertanian. Sementara sektor perikanan akan membawa potensi rumput laut.

Di bidang pariwisata, KSB menyiapkan materi tentang wisata alam dan sport tourism. Potensi pantai, pegunungan, pulau-pulau kecil, karapan kebo, surfing hingga paralayang akan menjadi bagian dari materi promosi.

“Kalau dari sisi tema memang yang terkait dengan beberapa komoditas potensi wilayah,” jelasnya.

Selain potensi komoditas dan pariwisata, perkembangan kawasan industri juga menjadi materi yang ingin diperkenalkan. Salah satunya keberadaan smelter yang kini mulai berproduksi.

“Yang ingin kita tampilkan kaitan dengan industri itu, potensi kawasan industri. Yang sekarang smelter sudah mulai berproduksi,” katanya.

Untuk stan pameran, KSB akan menampilkan produk olahan UMKM, kain tenun khas Sumbawa Barat, racikan kopi oleh barista serta video profil daerah dan potensi investasi. Kain tenun juga akan diperkenalkan melalui agenda fashion show.

Menurut Mujiburrahman, seluruh potensi tersebut disiapkan bukan sekadar untuk dipamerkan, tetapi untuk memperkenalkan peluang investasi Sumbawa Barat kepada pengusaha dan investor yang hadir.

“Kami berharap lewat APKASI Expo ini kita akan menceritakan, menjelaskan potensi-potensi dan peluang investasi yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat, sehingga menarik minat untuk berinvestasi di Sumbawa Barat,” ujarnya.

Persiapan tersebut turut dimatangkan melalui rapat koordinasi Pemkab Sumbawa Barat pada 19 Agustus 2026. Wakil Bupati Hj. Hanipah menekankan agar seluruh personel yang terlibat memahami materi yang dibawa, sementara Sekda drh. Hairul meminta stan KSB dikemas menarik dengan menonjolkan potensi pariwisata dan kawasan strategis daerah.

APKASI Otonomi Expo 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Agustus 2026. Bagi KSB, momentum tersebut menjadi ruang untuk memperluas promosi potensi daerah sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi.(Nin-ks)