Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) yang dijalankan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus menunjukkan perkembangan positif menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026. Meski persiapan berlangsung di tengah keterbatasan anggaran, target menembus lima besar klasemen akhir tetap menjadi sasaran yang diyakini dapat dicapai.

Ketua Pelatda KSB, Muhammad Nasir S.pd mengatakan para atlet telah menjalani program latihan terpusat selama kurang lebih dua bulan. Saat ini, seluruh cabang olahraga yang masuk dalam program Pelatda memasuki fase akhir pembinaan sebelum bertolak ke Mataram pada pertengahan Juli mendatang.

Menurutnya, hasil pemantauan selama masa latihan menunjukkan peningkatan kondisi fisik yang cukup signifikan pada sebagian besar atlet. Program yang disusun secara bertahap dinilai mampu meningkatkan daya tahan dan kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

Ketua Pelatda KSB, Muhammad Nasir S.pd

Muhammad Nasir menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi modal penting bagi KSB untuk memperbaiki peringkat pada Porprov kali ini. Jika pada edisi sebelumnya KSB berada di posisi kedelapan, maka tahun ini seluruh elemen kontingen bertekad mendorong prestasi agar mampu menembus lima besar.

Untuk memastikan kesiapan atlet, tim Pelatda secara berkala melaksanakan serangkaian tes fisik. Pengujian tersebut meliputi kemampuan daya tahan jantung dan paru-paru melalui tes VO₂ Max, kelincahan, keseimbangan, kekuatan otot, hingga sejumlah indikator kebugaran lainnya yang menjadi acuan perkembangan atlet.

Hasil evaluasi menunjukkan seluruh atlet yang mengikuti program Pelatda memenuhi standar fisik yang ditetapkan. Sementara untuk aspek teknik dan strategi pertandingan, proses seleksi sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing cabang olahraga sesuai kebutuhan dan karakter nomor yang dipertandingkan.
Selain fokus pada peningkatan performa, aspek kesehatan atlet juga mendapat perhatian serius.

KONI KSB telah menjalin kerja sama dengan tenaga kesehatan guna memberikan pendampingan selama masa latihan, termasuk penanganan cedera dan pemantauan kondisi fisik atlet secara berkala.

Dari sisi kesiapan sarana, kebutuhan perlengkapan atlet telah terpenuhi sekitar 80 hingga 90 persen. Beberapa cabang olahraga bahkan sudah memiliki perlengkapan pertandingan yang memadai, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian pengadaan. Sejumlah cabang seperti bulu tangkis, atletik, pencak silat, tinju, dan panahan tercatat menunjukkan perkembangan yang cukup menonjol selama masa Pelatda.

Meski kendala anggaran masih menjadi tantangan yang dihadapi, Muhammad Nasir menilai hal tersebut tidak boleh mengurangi semangat atlet untuk berlatih. Ia berharap seluruh atlet tetap menjaga disiplin, konsisten menjalankan program latihan, serta menjadikan Porprov NTB 2026 sebagai momentum untuk mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat melalui raihan medali dan peningkatan prestasi daerah.(Nin-ks)