Kanalsumbawa, Lombok Tengah | Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Kabupaten Lombok Tengah. Ucapan tersebut disampaikan dalam suasana penuh khidmat di hari kemenangan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Dalam pernyataannya kepada awak media, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat hubungan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Di hari kemenangan ini, mari sucikan hati, eratkan silaturahmi, dan jadikan Idul Fitri sebagai awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar H. Lalu Pathul Bahri.
Ia menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam bagi setiap umat Muslim. Momentum ini, menurutnya, menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri serta memperbaiki kualitas keimanan dan ketakwaan.
Lebih lanjut, Bupati menilai bahwa nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan harus terus dijaga dan diperkuat. Hal ini penting agar keharmonisan sosial di tengah masyarakat Lombok Tengah tetap terpelihara dengan baik.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya budaya gotong royong yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Lombok Tengah sejak dahulu. Nilai tersebut, katanya, harus terus dilestarikan sebagai kekuatan dalam membangun daerah.
Pada kesempatan yang sama, Bupati turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat. Ia berharap momentum Idul Fitri ini menjadi ajang untuk saling memaafkan dan membuka lembaran baru yang lebih baik.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.
Bupati juga berharap agar semangat kebersamaan, kedamaian, dan persatuan dapat terus terjaga di tengah masyarakat. Ia menilai bahwa persatuan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan daerah.
Dengan suasana Idul Fitri yang penuh kebahagiaan, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga kerukunan antar sesama.
Pernyataan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Lombok Tengah dalam menjalani kehidupan yang lebih harmonis, religius, dan penuh semangat kebersamaan pasca Ramadan. (Rmdn-Ks)







