Mataram, Kanalsumbawa – Penutupan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) PWI NTB 2026 berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Sabtu, 27/06/2025.

Di balik nuansa santai tersebut, jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB memanfaatkan momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan Porwada sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV yang akan digelar di Lampung pada 2027.

Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen, panitia, dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Porwada 2026. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ajang olahraga wartawan itu tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen, termasuk panitia yang mampu menyelesaikan berbagai tantangan selama proses persiapan.

Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada Ketua Panitia, Purwadi, yang dinilai berhasil mengawal pelaksanaan Porwada hingga berakhir dengan sukses meskipun diwarnai dinamika koordinasi.

Selain menyampaikan apresiasi, Ikliluddin juga mengungkapkan rencana pembaruan sistem pelaksanaan Porwada pada edisi mendatang. PWI NTB berencana menerapkan format kompetisi yang mengacu pada Porwanas, sehingga setiap kabupaten dan kota akan bersaing dalam perolehan medali untuk memperebutkan gelar juara umum.

Menurutnya, perubahan format tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas persaingan sekaligus menjadi ajang pembinaan atlet wartawan sebelum tampil di tingkat nasional.

Menghadapi Porwanas XV di Lampung, PWI NTB juga memasang target tinggi. Prestasi sebagai peringkat ketiga nasional pada Porwanas XIV di Banjarmasin diharapkan minimal dapat dipertahankan, bahkan jika memungkinkan ditingkatkan.
Namun demikian, Ikliluddin mengingatkan bahwa persaingan di Lampung diprediksi jauh lebih berat karena seluruh daerah kini berada dalam satu kepengurusan PWI yang solid sehingga dipastikan akan mengirimkan atlet terbaiknya.

Ia meminta para atlet, terutama mereka yang telah mengamankan golden ticket, agar tidak menunggu program resmi organisasi dan mulai mempersiapkan diri secara mandiri mengingat waktu menuju Porwanas tersisa sekitar sepuluh bulan.

Di sela-sela evaluasi olahraga, PWI NTB juga menyiapkan agenda peningkatan kualitas profesi wartawan. Ikliluddin mengumumkan rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) secara mandiri pada Agustus 2026. Meski jumlah peserta akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran, ia berharap wartawan di seluruh NTB mulai melengkapi persyaratan administrasi serta mempersiapkan diri mengikuti uji kompetensi tersebut.

Malam keakraban semakin semarak saat Abu Sufyan atau yang akrab disapa Paman Ancus menyampaikan sambutan mewakili peserta. Dengan gaya khas yang diselingi humor, ia mengisahkan dinamika masing-masing daerah dalam menyiapkan atlet hingga persaingan di sejumlah cabang olahraga, termasuk domino yang disebutnya berlangsung sangat ketat.

Di balik candaannya, Paman Ancus juga menyampaikan usulan agar pada Porwada berikutnya setiap kabupaten dan kota lebih awal menunjuk koordinator cabang olahraga sehingga proses pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal. Ia turut mengapresiasi kerja keras panitia serta solidaritas seluruh kontingen, khususnya dari Pulau Sumbawa.

Ia menegaskan bahwa semangat menuju Porwanas tidak hanya menjadi tanggung jawab peraih golden ticket, melainkan seluruh keluarga besar PWI NTB yang diharapkan bersatu memberikan dukungan demi prestasi terbaik di Lampung.(**)