Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menunjukkan keseriusannya dalam mencetak generasi muda yang mandiri di bidang usaha. Melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), pelatihan kewirausahaan digelar selama dua hari, 29–30 Juni 2026, sebagai langkah awal membangun wirausaha muda yang mampu bersaing dan menciptakan peluang ekonomi baru.

Kegiatan yang menjadi program prioritas Bidang Kepemudaan Disparpora tersebut dibuka Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Riski Syahputra. Pelatihan ini diikuti para pemuda dari berbagai wilayah di Sumbawa Barat dengan materi yang menggabungkan teori, praktik, serta pengalaman langsung dari para narasumber.

Dalam sambutannya, Riski menegaskan bahwa pengembangan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat perekonomian. Menurutnya, kreativitas dan inovasi yang dimiliki generasi muda harus diarahkan menjadi usaha produktif yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pemuda memiliki potensi besar menjadi penggerak pembangunan. Kami ingin mereka tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui usaha yang mereka bangun sendiri,” ujarnya, pada Senin (30/6/2026).

Ia menjelaskan, pembinaan terhadap peserta tidak akan berhenti setelah pelatihan selesai. Disparpora telah menyiapkan program pendampingan selama tiga bulan untuk memantau perkembangan usaha para peserta sekaligus memberikan evaluasi agar bisnis yang dirintis dapat berkembang secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga telah merancang program lanjutan berupa bantuan barang modal bagi wirausaha muda pada 2027. Program tersebut diproyeksikan menjadi stimulus bagi peserta yang dinilai serius mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.

Pada sesi materi, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E. dari Dikpora NTB mengajak peserta mengenali potensi diri dan lebih aktif mengikuti berbagai program kepemudaan yang diselenggarakan pemerintah. Menurutnya, kesempatan tersebut dapat menjadi jalan untuk meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, sekaligus membuka peluang usaha yang lebih besar.

Ia menilai keterlibatan pemuda Sumbawa Barat dalam berbagai program pengembangan kapasitas masih perlu ditingkatkan. Semakin banyak pemuda yang berpartisipasi, semakin besar pula peluang lahirnya sumber daya manusia yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan dunia usaha.

Sementara itu, influencer asal Sumbawa Barat, Eka Salaswati, membagikan pengalaman membangun personal branding dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran digital. Ia menekankan bahwa platform digital kini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk dan memperluas jangkauan pasar, sehingga harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha muda.(Nin-ks)