TALIWANG, Kanalsumbawa – Memasuki dunia pendidikan menengah tidak hanya diwarnai pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga pembekalan menghadapi tantangan era digital. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Taliwang, Senin (13/7/2026), guna memperkuat literasi digital bagi peserta didik baru.
Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Taliwang, Kecamatan Taliwang, tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membekali generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi digital.
Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Aplikasi dan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfo Kabupaten Sumbawa Barat, Nuari Zamakhsyari, S.STP., MM.Inov, menyampaikan materi mengenai literasi digital, etika bermedia sosial, serta pencegahan penyebaran hoaks dan disinformasi.
Ia mengajak para siswa untuk lebih kritis dalam menerima informasi yang beredar di internet maupun media sosial. Menurutnya, setiap informasi perlu diverifikasi terlebih dahulu sebelum dibagikan agar tidak ikut menyebarkan kabar yang menyesatkan.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan membangun jejak digital yang positif. Langkah tersebut dinilai penting mengingat aktivitas di ruang digital akan meninggalkan rekam jejak yang dapat berdampak terhadap kehidupan seseorang di masa depan.
Nuari juga menekankan bahwa perkembangan teknologi semestinya menjadi peluang bagi pelajar untuk meningkatkan kemampuan belajar, berinovasi, serta mengembangkan kreativitas. Pemanfaatan media digital secara sehat diyakini dapat mendukung peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik.
Suasana penyampaian materi berlangsung interaktif. Para peserta didik baru terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dengan mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara mengamankan akun media sosial, melindungi data pribadi, hingga mengenali ciri-ciri informasi palsu atau hoaks yang kerap beredar di internet.
Melalui kegiatan tersebut, Diskominfo berharap para pelajar memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi sekaligus memahami etika dalam berinteraksi di ruang digital. Pembentukan karakter digital yang baik dinilai sama pentingnya dengan penguasaan teknologi itu sendiri.
Keikutsertaan Diskominfo Kabupaten Sumbawa Barat dalam MPLS ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah untuk terus memperluas edukasi literasi digital di kalangan pelajar. Dengan pembekalan sejak dini, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pengguna teknologi yang cakap, beretika, serta mampu berkontribusi menciptakan ruang digital yang aman dan produktif.**






