SELOTO, KanalSumbawa.– Suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Seloto, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, tahun ini terasa berbeda. Rangkaian perlombaan yang dimulai sejak 2 Agustus 2026 hingga kegiatan berakhir merupakan agenda tahunan IKPMMS Seloto, namun tahun ini untuk pertama kalinya digelar melalui kolaborasi bersama mahasiswa KKN UMMAT 2026.
Sejak kegiatan dimulai, suasana desa dipenuhi tawa, sorak-sorai, dan antusiasme warga. Anak-anak hingga masyarakat ikut mengambil bagian dalam berbagai perlombaan. Ada yang datang untuk bertanding, ada yang memberikan dukungan, tetapi semuanya bertemu dalam suasana yang sama, yakni merayakan kemerdekaan sekaligus menikmati kebersamaan.
Bagi IKPMMS Seloto, perlombaan HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar kegiatan untuk memeriahkan perayaan. Agenda yang rutin digelar setiap tahun ini menjadi ruang bagi pemuda dan masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, serta menghadirkan suasana kemerdekaan yang dekat dengan kehidupan warga.
Tahun ini, suasana tersebut mendapat warna baru dengan hadirnya mahasiswa KKN UMMAT 2026. Untuk pertama kalinya, IKPMMS Seloto berkolaborasi dengan mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga pemuda dan mahasiswa dapat berbagi peran sekaligus membangun kedekatan lebih erat dengan masyarakat.

Ketua Umum IKPMMS, Salman Alfarizi, mengatakan kolaborasi tersebut memberikan pengalaman berbeda dalam pelaksanaan agenda tahunan IKPMMS.
“Kegiatan lomba ini memang sudah menjadi agenda tahunan IKPMMS. Namun tahun ini terasa berbeda karena untuk pertama kalinya kami berkolaborasi dengan mahasiswa KKN UMMAT 2026. Kami berharap kolaborasi ini bukan hanya membuat kegiatan semakin meriah, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Salman.
Bagi mahasiswa KKN UMMAT 2026, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Ketua KKN UMMAT 2026 Desa Seloto, Muhammad Aditiar, menyebut pengalaman tersebut menjadi bagian penting selama mereka berada di desa
“Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan IKPMMS. Bagi kami, ini bukan hanya tentang membantu pelaksanaan lomba, tetapi juga kesempatan untuk berinteraksi, belajar, dan membangun kedekatan dengan masyarakat Desa Seloto,” kata Muhammad Aditiar.

Kolaborasi tersebut juga mendapat apresiasi dan dukungan dari Pemerintah Desa Seloto. Kepala Desa Seloto, Khairul Ikhwan, menilai keterlibatan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat dalam satu kegiatan memberikan dampak positif bagi suasana desa.
“Kami mengapresiasi kolaborasi ini. Kegiatan yang melibatkan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat tentu memberikan suasana yang positif. Pemerintah desa mendukung kegiatan seperti ini karena selain memeriahkan kemerdekaan, juga dapat mempererat silaturahmi dan semangat gotong royong,” ujar Khairul Ikhwan.
Dukungan tersebut berjalan seiring dengan antusiasme warga yang terus meramaikan setiap perlombaan. Menang dan kalah menjadi bagian dari keseruan, tetapi bukan itu yang paling utama. Kesempatan untuk berkumpul, saling menyemangati, dan menikmati suasana kemerdekaan bersama justru menjadi cerita yang lebih melekat di tengah masyarakat.
Pada akhirnya, rangkaian perlombaan ini meninggalkan lebih dari sekadar cerita tentang siapa yang menjadi juara. Agenda tahunan IKPMMS tetap berjalan, tetapi tahun ini hadir dengan warna baru melalui kolaborasi bersama mahasiswa KKN UMMAT 2026. Dari Seloto, semangat kemerdekaan dirayakan melalui kebersamaan, dukungan pemerintah desa, dan gotong royong antara pemuda, mahasiswa, serta masyarakat.(nin-ks)







