Sumbawa Barat, Kanalsumbawa | Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat membuka ruang partisipasi masyarakat dalam upaya mempercepat penanganan warga rentan melalui layanan pengaduan yang dapat dimanfaatkan untuk melaporkan fakir miskin, anak terlantar, lanjut usia, penyandang disabilitas, hingga masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial KSB, Ns. H. Kamaluddin, S.Kep,
saat memaparkan program kerja instansinya pada Forum Yasinan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (11/6/2026). Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar pelayanan sosial dapat menjangkau seluruh lapisan warga yang membutuhkan.
Kamaluddin menjelaskan, tanggung jawab negara terhadap fakir miskin dan anak terlantar telah diamanatkan dalam konstitusi. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memastikan tidak ada warga yang terabaikan dari berbagai program perlindungan sosial yang tersedia.
Ia mengakui keterbatasan jumlah aparatur menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan pemantauan langsung di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.
Dengan jumlah pegawai yang relatif terbatas, dukungan informasi dari masyarakat dinilai sangat membantu dalam menemukan warga yang layak mendapatkan perhatian pemerintah.
Melalui layanan pengaduan tersebut, masyarakat diminta menyampaikan laporan secara lengkap, mulai dari identitas, alamat, hingga kondisi sosial yang dialami warga yang dilaporkan. Data yang akurat akan memudahkan tim melakukan verifikasi dan tindak lanjut di lapangan.
Setiap laporan yang masuk nantinya akan ditelaah oleh tim yang telah dibentuk Dinas Sosial. Tim tersebut bertugas melakukan pengecekan langsung guna memastikan kondisi sebenarnya sebelum bantuan atau intervensi sosial diberikan kepada yang bersangkutan.
Dalam pemaparannya, Kamaluddin juga menguraikan sejumlah layanan utama yang dijalankan Dinsos KSB, mulai dari rehabilitasi sosial, perlindungan dan jaminan sosial, pemberdayaan masyarakat, hingga pengelolaan data sosial ekonomi sebagai dasar penyusunan kebijakan bantuan.
Hingga pertengahan tahun 2026, sejumlah program bantuan sosial menunjukkan capaian yang cukup signifikan. Penyaluran santunan uang duka, bantuan lanjut usia, bantuan penyandang disabilitas, bantuan kemiskinan ekstrem, serta bantuan bagi anak yatim piatu terus berjalan dan sebagian besar telah mendekati target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Selain menyalurkan bantuan sosial, Dinsos KSB juga terus memperbarui Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta menjalankan program Usaha Ekonomi Produktif bagi masyarakat kurang mampu. Melalui layanan pengaduan yang tersedia, pemerintah berharap warga dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran dan menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan.(Nin-ks)







