Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Tiga tenaga kesehatan inovatif dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mempresentasikan gagasan unggulan mereka di hadapan Tim Penilai Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (7/7/2026). Penilaian ini menjadi tahap penting untuk menentukan wakil NTB pada ajang tingkat nasional sekaligus mengukur kualitas inovasi pelayanan kesehatan yang diterapkan di daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat tersebut dihadiri tim penilai dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB bersama perwakilan sejumlah organisasi profesi kesehatan. Penilaian dilakukan terhadap inovasi yang dinilai mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Acara dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, Sulastri, SKM, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keikutsertaan para peserta bukan sekadar mengikuti kompetisi, melainkan menjadi bukti nyata komitmen tenaga kesehatan dalam menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas melalui berbagai inovasi.
“Ajang ini menjadi ruang untuk menunjukkan dedikasi dan kreativitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap inovasi yang dihasilkan terus berkembang dan memberi manfaat yang luas,” ujarnya.
Ketua Tim Penilai, Dessy Maryani, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa penilaian Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Teladan merupakan bentuk penghargaan terhadap insan kesehatan yang mampu menghadirkan praktik-praktik terbaik di fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, inovasi yang lahir dari pengalaman di lapangan memiliki nilai strategis karena langsung menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi semangat inovasi yang ditunjukkan tenaga kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat. Dessy berharap setiap program yang dipresentasikan dapat terus disempurnakan sehingga memiliki daya saing untuk mewakili Provinsi NTB pada tingkat nasional.
Dalam sesi presentasi, tiga inovator memaparkan program unggulan masing-masing. Ns. Kurniawan, S.Kep. memperkenalkan inovasi “Pengabdian Tanpa Batas”, drg. Ananta Ayu Wulandari mempresentasikan “Pagi Sanah (Poli Gigi Sahabat Anak)”, sedangkan Ridla Rizkiyah, SKM. menampilkan inovasi “Integrasi SIKREN (Sistem Konten dan Evaluasi Rencana Edukasi Kesehatan dalam Pembuatan Media Promosi Kesehatan)”.
Usai pemaparan, tim penilai melakukan pendalaman materi melalui sesi diskusi interaktif. Berbagai masukan diberikan, mulai dari aspek implementasi di lapangan, keberlanjutan program, hingga peluang pengembangan inovasi agar mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.MRS., MQM., menyampaikan apresiasi atas dedikasi para inovator yang telah membawa karya terbaik daerah dalam ajang penilaian tingkat provinsi.
“Potret pengabdian yang dipresentasikan hari ini merupakan karya terbaik Kabupaten Sumbawa Barat. Kami berharap mampu menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi NTB. Apa pun hasilnya nanti, jadikan ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Penilai Provinsi NTB atas pembinaan dan evaluasi yang diberikan. Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan terus berlanjut untuk melahirkan tenaga kesehatan yang profesional, inovatif, dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat maupun Provinsi NTB di tingkat nasional.(Nin-ks)







