Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menyiapkan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha yang mereka rintis. Melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), pelatihan kewirausahaan akan digelar pada Juni 2026 dengan sasaran pemuda yang telah menjalankan usaha secara mandiri.
Program ini tidak hanya menghadirkan materi pengembangan usaha, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk memperoleh penghargaan dan uang pembinaan apabila mampu menunjukkan perkembangan usaha terbaik setelah mengikuti pelatihan.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga di Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Rizki Syahputra, S.IP., M.M.Inov
menjelaskan, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni. Sejumlah narasumber berpengalaman dari tingkat provinsi hingga kalangan pelaku usaha nasional akan dilibatkan untuk berbagi pengalaman dan strategi bisnis kepada peserta.
Menurutnya, pelatihan dirancang untuk memperkuat mental kewirausahaan sekaligus menambah wawasan para pemuda dalam mengelola dan memperbesar usaha yang telah berjalan. Pemerintah berharap semakin banyak pelaku usaha muda yang mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat.
Salah satu pemateri yang akan dihadirkan berasal dari HIPMI. Narasumber tersebut dikenal sebagai pelaku usaha yang berhasil menembus pasar ekspor. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta agar berani memperluas pasar dan meningkatkan kualitas produknya.
Usai pelatihan, peserta tidak langsung selesai mengikuti program. Disparpora akan melakukan pemantauan selama kurang lebih tiga bulan untuk melihat dampak nyata dari materi yang telah diberikan terhadap perkembangan usaha masing-masing peserta.
Aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian meliputi peningkatan kapasitas produksi, pertumbuhan omzet, hingga berbagai indikator lain yang menunjukkan adanya kemajuan usaha. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menentukan peserta terbaik dalam program tersebut.
“Tiga peserta dengan perkembangan usaha paling baik akan mendapatkan sertifikat penghargaan dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus berkembang,” ujar Rizki pada media ini Rabu 10/06/2026.
Selain fokus pada pengembangan wirausaha muda, Disparpora KSB juga tetap menjalankan berbagai program kepemudaan lainnya. Di antaranya mendukung keterlibatan pemuda daerah dalam ajang Putri Otonomi Daerah serta mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta untuk mendukung kegiatan pembinaan Gerakan Pramuka sepanjang 2026.(Nin-ks)







