Kanalsumbawa, Sumbawa Barat | Lembaga Putra-Putri Pendidikan Sumbawa Barat yang akan konsen berkiprah di bidang pendidikan resmi berdiri di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Lembaga ini di nahkodai oleh Taupan Nurrahman selaku founder dan Cintya Nanda Gusta Sapitri sebagai Sekretaris.

Menurut Taupan Nurrahman, S.Pi selaku founder menjelaskan, bahwa Lembaga Putra-Putri Pendidikan Sumbawa Barat dibentuk atas dasar kebutuhan nyata akan adanya wadah resmi bagi generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa.

“Lembaga ini bertujuan untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta peran aktif mereka dalam pembangunan sumber daya manusia di bidang pendidikan,” kata Taupan Nurrahman, S.Pi melalui rilis yang diterima media ini, Jum’at, 22 Agustus 2025.

Ia menyampaikan, secara normatif, keberadaan lembaga ini sejalan dengan amanat Undang–Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 31, yang menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, dan pemerintah wajib mengusahakan serta menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional.

“Amanat konstitusi tersebut kemudian dijabarkan dalam Undang–Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang menekankan fungsi pendidikan nasional sebagai sarana pengembangan kemampuan, pembentukan watak, serta peradaban bangsa yang bermartabat,” pungkas Taupan.

Selain itu, Taupan juga memaparkan dan menjabarkan sejumlah point terkait kehadiran lembaga ini. Ia menegaskan, bahwa Lembaga Putra Putri Pendidikan Sumbawa Barat hadir sebagai:

1. Wadah Partisipasi Generasi Muda dalam Pendidikan

Memberikan ruang bagi siswa, mahasiswa, dan generasi muda untuk terlibat aktif dalam peningkatan mutu pendidikan, literasi, serta pembentukan karakter bangsa.

2. Upaya Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM)

Selaras dengan visi pembangunan daerah dan nasional, lembaga ini berperan mendukung peningkatan kualitas SDM di Sumbawa Barat agar mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga global.

3. Pelaksanaan Fungsi Pendidikan Nonformal

Sesuai Pasal 26 UU No. 20 Tahun 2003, pendidikan tidak hanya berlangsung secara formal di sekolah, melainkan juga melalui jalur nonformal dan informal. Lembaga Putra Putri Pendidikan menjadi mitra dalam penyelenggaraan kegiatan edukatif, pelatihan, literasi, serta pengembangan soft skill.

4. Menjaga dan Mengembangkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, kepedulian sosial, serta tanggung jawab moral sebagai generasi penerus bangsa yang berkarakter.

5. Mitra Strategis Pemerintah dan Masyarakat

Menjadi jembatan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan di Sumbawa Barat.

Dengan demikian, lanjut Taupan, terbentuknya Lembaga Putra Putri Pendidikan Sumbawa Barat bukan hanya sekadar organisasi kepemudaan. “Tetapi juga sebuah gerakan sosial-edukatif yang berlandaskan pada konstitusi, Undang-Undang Sisdiknas, dan kebutuhan nyata masyarakat akan peningkatan mutu pendidikan,” tutupnya. (Admin01-HS)