Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik kembali ditegaskan. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), penguatan kapasitas pengelola informasi di seluruh perangkat daerah menjadi fokus utama guna memastikan masyarakat memperoleh akses informasi yang cepat, akurat, dan transparan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penguatan Peran PPID Pembantu/Pelaksana yang digelar Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo KSB di Ruang Rapat Gili Kenawa, Kantor Sekretariat Daerah lantai satu, pada Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyatukan pemahaman seluruh pengelola informasi publik dalam menghadapi tuntutan pelayanan informasi yang semakin tinggi. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi pemerintahan, keberadaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan informasi publik.
Sosialisasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, drh. Hairul, M.M., Asisten Administrasi Umum dr. H. Syaifuddin, Sekretaris Dinas Kominfo Ahmad Hidayat, S.STP., M.M.Inov., Kepala Bidang PIKP Allein Erida DG Iji, S.Psi., M.Si., serta sejumlah pejabat dari berbagai OPD dan kecamatan, termasuk perwakilan PPID Pembantu/Pelaksana se-Kabupaten Sumbawa Barat.
Dalam kesempatan itu, para peserta mendapatkan penguatan terkait tugas, fungsi, serta tanggung jawab PPID dalam mengelola dan menyajikan informasi publik sesuai ketentuan perundang-undangan. Selain itu, dibahas pula pentingnya koordinasi antarlembaga agar pelayanan informasi kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, drh. Hairul, menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan lagi sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Menurutnya, kualitas pelayanan informasi yang baik akan mencerminkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh PPID Pembantu di masing-masing perangkat daerah dalam merespons kebutuhan informasi masyarakat secara profesional. Informasi yang disampaikan harus valid, mudah diakses, dan disajikan tepat waktu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo KSB, Allein Erida DG Iji, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya pengelola informasi di lingkungan pemerintah daerah.Dengan pemahaman yang seragam, diharapkan pelayanan informasi publik dapat semakin optimal.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap seluruh PPID Pembantu dan Pelaksana mampu menjalankan perannya secara maksimal. Langkah tersebut sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka, responsif, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.(**)







