Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch II di Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2026 tidak dipusatkan pada satu tempat. Program peningkatan keterampilan kerja tersebut justru diselenggarakan di tiga lokasi berbeda guna memperluas akses peserta sekaligus mendekatkan layanan pelatihan kepada masyarakat.

Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat, Randi Darmansyah, menegaskan bahwa penyebaran lokasi pelatihan tidak akan memengaruhi kualitas pembelajaran yang diterima peserta.

Menurutnya, kegiatan pelatihan dilaksanakan di BLK Poto Tano, LPKS Samawi Tepas, dan SMK RUM Inovasi. Ketiga tempat tersebut telah dipersiapkan dengan fasilitas dan perangkat pembelajaran yang setara sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang sama.

“Insyaallah tidak ada perbedaan kualitas pelatihan meskipun dilaksanakan di lokasi yang berbeda,” kata Randi, Rabu (24/6/2026).

Untuk menjaga mutu pelaksanaan, BLK KSB menempatkan pendamping di setiap kelas yang bertugas memantau jalannya proses belajar mengajar. Pendamping tersebut memastikan seluruh materi disampaikan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Selain itu, seluruh lokasi pelatihan dibekali peralatan praktik, bahan ajar, serta modul yang sama sehingga tidak terjadi kesenjangan sarana antar-tempat pelaksanaan.

BLK KSB juga menerapkan seleksi ketat terhadap tenaga instruktur yang akan mendampingi peserta selama pelatihan berlangsung. Instruktur yang direkrut merupakan tenaga profesional yang memiliki sertifikasi teknis maupun metodologi sesuai bidang keahlian masing-masing.

“Kami menggunakan instruktur yang memiliki kompetensi dan sertifikasi yang relevan dengan jurusan pelatihan,” ujarnya.

Sebelum kegiatan dimulai, tim BLK terlebih dahulu melakukan verifikasi lapangan dan penilaian terhadap kesiapan setiap lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ruang praktik, workshop, serta fasilitas pendukung lainnya memenuhi kebutuhan peserta.

Randi menjelaskan, kebijakan membagi lokasi pelatihan justru memberikan keuntungan tersendiri bagi peserta karena dapat mengurangi jarak tempuh dari tempat tinggal menuju lokasi belajar.
Dengan akses yang lebih dekat, peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan lebih nyaman dan fokus, sehingga kompetensi yang diperoleh mampu meningkatkan daya saing mereka saat memasuki dunia kerja.

Pemerintah daerah pun berharap lulusan Pelatihan Vokasi Nasional Batch II dapat menjadi tenaga kerja terampil yang siap mengisi kebutuhan sektor industri dan berbagai peluang usaha yang terus berkembang di Kabupaten Sumbawa Barat.(Nin-ks)