TALIWANG, Kanalsumbawa – Kesempatan tidak datang dua kali bagi setiap orang. Prinsip itulah yang ditekankan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat saat melepas peserta Program Beasiswa SMK Unggulan AMMAN dan AMMAN Football Fellowship di Gedung Graha Praja Lantai III, Taliwang, Kamis (9/7). Program yang telah berjalan selama enam tahun untuk beasiswa dan empat tahun untuk pembinaan sepak bola itu dinilai mulai menunjukkan dampak nyata dalam mencetak generasi muda berdaya saing.

Di balik seremoni pelepasan, tersimpan investasi jangka panjang pada sumber daya manusia. Program hasil kolaborasi Pemkab Sumbawa Barat dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) itu tidak hanya mengirim peserta menempuh pendidikan dan pelatihan di luar daerah, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, serta kemampuan beradaptasi yang dibutuhkan menghadapi persaingan masa depan.

Indikator keberhasilannya mulai terlihat. Sejumlah alumni Program AMMAN Football Fellowship kini dipercaya memperkuat tim ASKAB PSSI Sumbawa Barat yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Sementara alumni beasiswa menunjukkan perkembangan akademik sekaligus aktif di bidang olahraga, seni, dan berbagai keterampilan lainnya.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan para alumni menjadi bukti pembinaan generasi muda tidak cukup hanya dilakukan di ruang kelas. Menurutnya, pengalaman, pembentukan karakter, dan keberanian menghadapi tantangan merupakan bekal penting menuju masa depan.

“Jangan merasa minder. Kalian terpilih karena kemampuan dan usaha kalian sendiri. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, terus berprestasi, jaga kesehatan. Insya Allah kesuksesan menanti kalian,” pesan Amar kepada seluruh peserta.

Ia juga mengapresiasi konsistensi AMMAN yang terus membuka akses bagi putra-putri Sumbawa Barat untuk memperoleh pendidikan dan pembinaan berkualitas. Menurutnya, kemitraan seperti ini menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Selama mengikuti program, para peserta tidak hanya dibekali kemampuan akademik maupun teknik bermain sepak bola. Mereka juga ditempa dalam aspek kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, kemampuan beradaptasi, hingga keberanian menggali potensi diri. Pembinaan tersebut diharapkan melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Dandim 1628/Sumbawa Barat, jajaran PT AMMAN, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta orang tua dan wali peserta. Penyematan rompi dan topi menjadi simbol dimulainya perjalanan baru para peserta menuju dunia pendidikan dan pembinaan yang lebih luas.

Program ini sekaligus memperlihatkan bahwa investasi pada kualitas manusia membutuhkan komitmen berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Harapannya, semakin banyak putra-putri Sumbawa Barat yang kembali membawa pengalaman, prestasi, dan kemampuan baru untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.(**)