Sumbawa Barat, (Kanalsumbawa) – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumbawa Barat kembali membuka ajang Lomba Penelitian Tahun 2026 sebagai wadah bagi masyarakat, akademisi, guru, maupun pelajar untuk menuangkan gagasan dan hasil riset yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Hingga awal Juni, tercatat sebanyak 25 peserta telah mendaftarkan diri dalam kompetisi tersebut.
Kepala Bidang Litbang BRIDA Kabupaten Sumbawa Barat, Irfandi, SIP,

mengatakan proses pendaftaran dijadwalkan mulai pertengahan Juni dan batas akhir pendaftaran sementara ditetapkan pada 15 Juni 2026. Namun demikian, jadwal tersebut masih bersifat kondisional dan dapat diperpanjang menyesuaikan perkembangan di lapangan.
Menurut Irfandi, lomba penelitian tahun ini terbuka bagi peserta individu maupun kelompok. Kompetisi dibagi ke dalam empat kategori utama, yakni penelitian umum eksakta, umum non-eksakta, penelitian tindakan kelas (PTK) bagi guru, serta kategori Karya Tulis Ilmiah Remaja (KTIR).
“Kesempatan ini kami buka seluas-luasnya bagi masyarakat yang memiliki gagasan maupun hasil penelitian yang dapat memberikan manfaat bagi daerah. Peserta bisa mengikuti secara perorangan ataupun dalam bentuk tim,” ujar Irfandi saat diwawancarai, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan lomba akan melalui empat tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi dan substansi, presentasi awal, hingga presentasi akhir untuk menentukan para pemenang. Seluruh rangkaian kegiatan diperkirakan berlangsung selama empat hingga lima bulan.
Lebih dari sekadar kompetisi, BRIDA menargetkan hasil penelitian yang lahir dari lomba ini mampu menjadi referensi bagi perangkat daerah dalam menyusun program maupun kebijakan pembangunan. Dengan demikian, hasil riset peserta tidak berhenti pada tataran akademik semata, tetapi dapat diterapkan untuk menjawab berbagai persoalan di daerah.
Salah satu perubahan yang diterapkan tahun ini adalah bentuk publikasi hasil penelitian. Jika sebelumnya hasil karya peserta lebih banyak didokumentasikan dalam bentuk buku, kini BRIDA mendorong publikasi dalam bentuk jurnal yang dapat diakses langsung oleh masyarakat luas.
Melalui langkah tersebut, BRIDA berharap budaya riset dan inovasi di Kabupaten Sumbawa Barat semakin berkembang.
Selain melahirkan ide-ide baru yang bermanfaat bagi pembangunan, kompetisi ini juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara peneliti, pelajar, guru, dan masyarakat dalam menghasilkan solusi berbasis data untuk kemajuan daerah.(**)






