Sumbawa Barat, Kanalsumbawa | Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M., turut hadir dalam Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) Angkatan I yang digelar PCNU Gresik pada 22–26 Juli 2026 di Hotel Horison GKB, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Kehadiran Musyafirin dari Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, menjadi salah satu momen istimewa dalam rangkaian kaderisasi yang diikuti 72 peserta dari berbagai daerah dan unsur Nahdlatul Ulama tersebut. Ia hadir sebagai bentuk keteladanan sekaligus wujud komitmennya menjaga tradisi perjuangan NU meski harus menempuh jarak jauh dari Sumbawa Barat menuju Gresik.

Kepada media, Musyafirin menegaskan bahwa kehadirannya merupakan cerminan nilai perjuangan Nahdlatul Ulama yang senantiasa konsisten menjaga Islam yang ramah, moderat, dan toleran, serta berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Semoga silaturrahmi kami kali ini mendatangkan keberkahan dan memperkuat ukhuwah kita bersama,” ujarnya.

Tidak hanya menegaskan pentingnya silaturrahmi, Musyafirin juga menitipkan pesan reflektif kepada para kader dan kiai NU yang hadir. Menurutnya, di usia Nahdlatul Ulama yang telah memasuki satu abad perjalanan, sudah saatnya cara pandang terhadap organisasi ini turut bertransformasi.

“Kepada kader kiai NU, mari kita ubah cara kita mencintai dan memiliki, karena ini sudah berjalan satu abad. Ke depan, bukan lagi NU yang membutuhkan kita, tapi kita yang membutuhkan NU,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, perhatian turut tertuju pada keikutsertaan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang mengikuti seluruh rangkaian PMKNU selama lima hari penuh. Menjelang Muktamar NU yang akan digelar Agustus mendatang, Nasaruddin yang juga disebut-sebut sebagai salah satu kandidat calon Ketua Umum PBNU, dinobatkan panitia sebagai peserta paling rajin karena dinilai selalu antusias mengikuti setiap sesi forum tanpa pernah mengantuk.

Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), turut hadir dan menekankan pentingnya menjaga sanad keilmuan serta semangat persatuan yang diwariskan para pendiri NU. Sementara itu, Ketua PBNU Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK), KH Miftah Faqih, secara resmi menutup rangkaian PMKNU pada dini hari Minggu (26/7/2026) di kawasan situs religi Makam Kanjeng Sunan Giri, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Gresik, yang diisi dengan istighatsah, doa bersama, dan prosesi baiat bagi seluruh peserta.

Ketua PCNU Gresik, Dr. KH. Mulyadi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara, termasuk kehadiran peserta dari luar Jawa Timur seperti Musyafirin, di tengah padatnya kesibukan masing-masing peserta. Ia berharap PMKNU dapat melahirkan kader pemimpin NU yang matang secara intelektual, spiritual, maupun sosial, sekaligus memperkuat ukhuwah antarwilayah di seluruh Indonesia.