TALIWANG, Kanalsumbawa — Penggunaan teknologi dan media sosial yang semakin dekat dengan kehidupan pelajar membuat pemahaman tentang keamanan informasi menjadi kebutuhan penting. Siswa tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga perlu memahami cara menjaga data pribadi dan mengenali risiko di ruang digital.
Persoalan itu menjadi perhatian dalam kegiatan Literasi Keamanan Informasi di SMAN 1 Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumbawa Barat, Dedy Damhudy M. Khatim, S.P., M.Si., didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Abidin dan Kasi Persandian Endang Suprihatin, S.Kom.
Kegiatan ini menyasar pelajar sebagai pengguna aktif teknologi digital. Mereka mendapat pemahaman tentang pentingnya menjaga informasi pribadi, menggunakan media sosial secara bijak serta mengenali berbagai ancaman yang dapat muncul saat beraktivitas di internet.
Dedy Damhudy mengingatkan bahwa keamanan informasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pengelola sistem teknologi. Setiap pengguna memiliki peran dalam menjaga informasi yang dimilikinya, termasuk pelajar yang sehari-hari berinteraksi dengan internet dan media sosial.
Ia mendorong siswa agar lebih berhati-hati ketika membagikan data pribadi di internet. Informasi yang bersifat sensitif tidak seharusnya diberikan secara sembarangan karena dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Penipuan digital juga menjadi salah satu risiko yang perlu diwaspadai. Pelajar diminta mengenali berbagai modus penipuan dan tidak terburu-buru mengikuti instruksi dari pesan, akun, maupun tautan yang sumbernya tidak jelas.
Kebiasaan memeriksa informasi sebelum membagikannya turut menjadi perhatian. Siswa diharapkan tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial, terutama ketika sumber dan kebenarannya belum dapat dipastikan.
Dalam sesi materi, Sandiman Ahli Pertama Lalu Ademahesa Kusuma, S.Kom., dan Manggala Informatika Ahli Pertama Afif Anna Aprian, S.T., mengajak siswa memahami cara menjaga keamanan informasi serta bersikap lebih waspada saat beraktivitas di ruang digital.
Dinas Kominfo berharap pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan dalam aktivitas digital sehari-hari. Kemampuan menggunakan teknologi secara aman dan kritis dinilai menjadi bekal penting bagi pelajar untuk menghadapi berbagai tantangan di ruang digital.
Kesadaran itu diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan, mulai dari menjaga data pribadi, memeriksa kebenaran informasi hingga lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital. Dengan demikian, pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjaga diri dan lingkungan sekitarnya dari risiko di ruang digital.**







