Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus mematangkan rencana besar untuk meningkatkan kapasitas RSUD Asy-Syifa’ Taliwang sebagai pusat layanan kesehatan rujukan utama di wilayah tersebut.
Saat ini, fokus utama pemerintah daerah adalah melakukan kajian mendalam terkait penentuan lokasi. Tahapan ini dinilai menjadi fondasi penting sebelum melangkah ke proses perencanaan yang lebih teknis.
Direktur RSUD Asy-Syifa’, Andy Suhaeri, S.ST., M.M.Inov., menjelaskan bahwa kajian tersebut merupakan prosedur wajib yang harus dilalui. Hasilnya nanti akan menjadi dasar utama untuk melakukan perubahan master plan rumah sakit.
“Ini proses kajian. Jadi dari proses kajian tinggal Pak Bupati menentukan lokasinya di mana, baru nanti perubahan master plan,” ujarnya.
Menurut Andy, hasil lengkap dari kajian tersebut akan dipaparkan dan dibahas bersama jajaran Pemerintah Daerah pada Senin mendatang. Pembahasan itu diharapkan dapat menghasilkan satu lokasi terbaik yang disepakati bersama.
Sejumlah alternatif lokasi kini masuk dalam daftar pertimbangan. Lokasi-lokasi tersebut masih berada di seputaran kawasan rumah sakit, meliputi area depan, samping kiri, samping kanan, hingga area belakang.
Ia menegaskan bahwa seluruh opsi masih memiliki peluang yang sama untuk dipilih. Belum ada keputusan final yang diambil, sehingga pemerintah masih sangat terbuka terhadap hasil kajian teknis di lapangan.
Dari sisi perencanaan anggaran, pemerintah daerah juga masih menunggu kepastian lokasi. Hingga saat ini, belum ada alokasi anggaran yang secara khusus disiapkan untuk pembangunan fisik.
Wacana yang berkembang sebelumnya, anggaran tersebut berpeluang dialokasikan melalui skema APBD Perubahan atau APBD Murni tahun 2027. Namun, realisasinya masih menunggu arahan setelah lokasi diputuskan.
Dengan proses kajian yang masih berjalan, pemerintah daerah memiliki keleluasaan untuk memilih opsi paling ideal. Keputusan yang tepat diharapkan mampu mewujudkan penataan RSUD Asy-Syifa’ yang lebih modern, representatif, dan berorientasi pada pelayanan prima bagi masyarakat.(nin-ks)







