Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa Barat terus memperluas akses pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dengan mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Pelayanan aktivasi IKD kini tidak hanya berpusat di kantor Dukcapil. Petugas juga memanfaatkan sejumlah ruang publik dan kegiatan masyarakat sebagai lokasi pelayanan untuk memudahkan warga melakukan aktivasi.
Kepala Dukcapil KSB, Ferial, S.K.M., mengatakan pendekatan tersebut dilakukan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.
“Kalau ada pelayanan di Car Free Day, kita juga buka pelayanan IKD di sana. Jadi masyarakat yang datang bisa sekalian kita bantu melakukan aktivasi,” kata Ferial.
Menurutnya, kegiatan yang menghadirkan banyak masyarakat menjadi salah satu kesempatan bagi Dukcapil untuk memberikan pelayanan secara langsung tanpa harus menunggu warga datang ke kantor.
Selain ruang publik, pelayanan juga dapat dibuka di kantor desa ketika petugas Dukcapil turun langsung ke wilayah masyarakat.
“Kadang kita masuk ke kantor desa untuk pelayanan IKD. Jadi tidak harus semuanya datang ke dinas,” ujarnya.
Pola pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya Dukcapil memperluas jangkauan aktivasi IKD, terutama bagi warga yang belum sempat melakukan aktivasi melalui pelayanan di kantor.
Meski demikian, pelayanan di kantor Dukcapil tetap berjalan. Sementara pelayanan di luar kantor dilaksanakan dengan menyesuaikan agenda dan kesempatan yang tersedia di tengah aktivitas masyarakat.
Ferial mengatakan Dukcapil saat ini masih memberikan perhatian terhadap peningkatan jumlah masyarakat yang mengaktifkan IKD. Namun, angka capaian terbaru masih dalam proses pemutakhiran sehingga belum dapat disebut sebagai angka final.
“Sekarang kami memang sedang fokus di IKD. Kita terus melakukan pelayanan dan menyisir tempat-tempat yang bisa dijangkau masyarakat,” ungkapnya.
Dengan pola jemput layanan tersebut, aktivasi IKD di KSB diupayakan semakin mudah dijangkau. Warga tidak hanya menunggu pelayanan di kantor, tetapi juga dapat memanfaatkan titik pelayanan yang hadir di tengah aktivitas mereka.(nin-ks)







