TALIWANG, Kanalsumbawa – Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB terus dimatangkan oleh Kontingen Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Di tengah proses pembinaan atlet yang masih berlangsung, seluruh cabang olahraga diminta mulai memetakan peluang prestasi secara terukur, termasuk menyusun target perolehan medali yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi riil di lapangan.
Ketua Kontingen KSB, Merliza, S.Sos.I., M.M
., menegaskan bahwa target yang diajukan setiap cabang olahraga tidak boleh hanya berlandaskan optimisme semata. Menurutnya, proyeksi medali harus mengacu pada capaian sebelumnya serta perkembangan atlet yang sedang dipersiapkan menghadapi ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Ia menjelaskan, hasil Porprov 2023 menjadi salah satu bahan evaluasi penting dalam menyusun strategi menuju kompetisi berikutnya. Dari evaluasi itu, setiap cabor diminta mempresentasikan peluang medali yang dinilai realistis untuk dicapai.
“Kami ingin target yang disampaikan benar-benar berdasarkan potensi yang dimiliki. Jangan terlalu rendah, tetapi juga tidak berlebihan. Semua harus bisa dipertanggungjawabkan,” ucapnya kepada Kananlsumbawa.com
Sejumlah cabang olahraga diprediksi mampu meningkatkan kontribusi medali bagi KSB. Salah satunya pencak silat yang pada Porprov sebelumnya berhasil menyumbang dua medali emas. Pada edisi mendatang, cabang ini diperkirakan berpeluang menambah koleksi emas menjadi tiga medali.
Potensi peningkatan juga terlihat pada cabang aerosport. Jika sebelumnya mampu membawa pulang dua medali emas dan satu perunggu, kali ini peluang untuk meraih empat hingga lima medali emas dinilai cukup terbuka. Optimisme tersebut muncul setelah adanya beberapa nomor pertandingan yang kembali dipertandingkan oleh penyelenggara.
Menurut Merliza, bertambahnya kategori lomba memberi ruang lebih besar bagi atlet-atlet KSB untuk bersaing. Selain itu, pembukaan nomor pertandingan baru juga menjadi bagian dari persiapan daerah dalam mendukung NTB menuju agenda olahraga nasional di masa mendatang.
Sementara itu, program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) masih terus berjalan di masing-masing cabang olahraga. Berdasarkan data sementara, KSB diperkirakan akan memberangkatkan sekitar 800 atlet ke Porprov NTB, dengan jumlah ofisial mencapai sekitar 30 persen dari total atlet yang berlaga.
Selain memburu prestasi, KSB juga tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah untuk beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Berbagai aspek mulai dari kesiapan venue, atlet, hingga koordinasi dengan KONI NTB terus dilakukan agar pelaksanaan Porprov berjalan lancar.
Merliza berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga dapat bekerja bersama untuk mewujudkan target besar KSB di Porprov NTB. Meski persaingan diprediksi semakin ketat, ia optimistis KSB mampu bersaing dan menembus posisi lima besar pada klasemen akhir Porprov mendatang.(Nin-ks)







