Sumbawa Barat, Kanalsumbawa– Pameran pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya diarahkan untuk menampilkan capaian pembangunan daerah. Kegiatan yang direncanakan berlangsung pada 12–18 Desember 2026 itu juga disiapkan sebagai ruang promosi bagi produk unggulan dan potensi kabupaten lain di NTB.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) KSB, Mars Anugerainsyah, S.Hut., M.Si., CGCAE., mengatakan pelaksanaan pameran telah direncanakan selama tujuh hari, mulai 12 hingga 18 Desember 2026. Rentang waktu tersebut merupakan kesepakatan awal yang disesuaikan dengan agenda puncak perayaan HUT NTB di KSB pada 17 Desember mendatang.
“Untuk sementara, pelaksanaan pameran direncanakan mulai 12 sampai 18 Desember. Jadwal tersebut sudah menjadi kesepakatan awal dan selanjutnya akan kami koordinasikan kembali dengan pemerintah provinsi,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).
Menurut Mars, koordinasi lanjutan diperlukan untuk memastikan kesesuaian jadwal dengan rangkaian kegiatan perayaan HUT NTB. BRIDA KSB berencana kembali menemui pihak pemerintah provinsi dalam pekan ini guna mematangkan kepastian pelaksanaan.
“Kami akan kembali melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi minggu ini. Harapannya, jadwal dan persiapan kegiatan bisa segera dipastikan sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai rencana,” katanya.
Selain membahas jadwal, BRIDA KSB juga mulai mengupayakan penambahan fasilitas stan pameran. Langkah tersebut dilakukan agar kabupaten lain di NTB memiliki kesempatan untuk ikut berpartisipasi dan memperkenalkan potensi daerah masing-masing.
“Kami juga sudah mengusulkan penambahan stan agar kabupaten lain di NTB bisa ikut berpartisipasi. Dengan begitu, masing-masing daerah memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan dan potensi yang dimiliki,” ungkap Mars.
Keterlibatan kabupaten lain diharapkan membuat pameran lebih beragam. Tidak hanya menampilkan hasil pembangunan KSB, kegiatan ini juga berpeluang menjadi wadah untuk memperkenalkan produk unggulan, potensi ekonomi, serta berbagai inovasi yang dimiliki daerah lain kepada masyarakat.
Bagi KSB, momentum tersebut juga dinilai strategis karena bertepatan dengan pelaksanaan puncak HUT NTB yang diperkirakan menghadirkan masyarakat dan tamu dari berbagai daerah. Meningkatnya aktivitas kunjungan menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas promosi produk sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi daerah.
Sejumlah sektor usaha seperti kuliner, penginapan, transportasi, dan produk UMKM berpeluang memperoleh manfaat dari kegiatan tersebut. Karena itu, pameran pembangunan diharapkan tidak berhenti sebagai ajang seremonial, tetapi turut membuka ruang promosi dan interaksi ekonomi bagi masyarakat.
Dengan konsep yang melibatkan potensi lintas kabupaten, pameran ini diharapkan menjadi kesempatan bagi masing-masing daerah untuk memperkenalkan keunggulannya dalam satu kegiatan. Selain memperlihatkan perkembangan pembangunan, penyelenggaraan ini juga dapat memperluas jangkauan promosi produk lokal di tengah momentum perayaan HUT NTB.
BRIDA KSB saat ini masih mematangkan persiapan melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi, terutama menyangkut kepastian jadwal dan penambahan fasilitas stan. Hasil pembahasan tersebut akan menjadi dasar bagi penyelenggara untuk memastikan kesiapan pameran yang direncanakan berlangsung pada Desember mendatang.(Nin-ks)







