Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengusulkan penambahan empat tenaga teknis guna memperkuat pemeliharaan sekitar 7.688 titik penerangan jalan, yang terdiri dari 6.800 lampu jalan konvensional dan 888 unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan layanan penerangan jalan tetap optimal di seluruh wilayah KSB.
Kepala Dinas Perhubungan KSB, Suharno, mengatakan usulan penambahan personel diajukan karena luasnya cakupan layanan yang harus ditangani setiap hari. Saat ini, Dishub KSB mengelola 385 panel PJU yang tersebar di berbagai kecamatan dengan kebutuhan pengawasan dan pemeliharaan secara rutin.
Menurut Suharno, jumlah petugas teknis yang tersedia saat ini belum sebanding dengan beban kerja di lapangan. Selain melakukan pemeriksaan panel, petugas juga bertugas menangani gangguan jaringan dan memastikan lampu penerangan jalan kembali berfungsi ketika terjadi kerusakan.
“Petugas kami di lapangan hanya empat orang dan harus melayani ribuan titik lampu penerangan jalan,” ujar Suharno, Rabu (15/7/2026).
Meski menghadapi keterbatasan personel, Dishub KSB memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas. Petugas secara berkala melakukan penyisiran dan pengecekan jaringan PJU agar lampu jalan tetap berfungsi sehingga mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Selain keterbatasan sumber daya manusia, kebutuhan operasional juga menjadi tantangan. Pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mengalokasikan sekitar Rp2,4 miliar untuk pembayaran listrik PJU yang mengoperasikan ratusan panel penerangan jalan di berbagai wilayah.
Suharno menjelaskan, bertambahnya jumlah fasilitas penerangan jalan setiap tahun turut meningkatkan kebutuhan biaya operasional dan pemeliharaan. Karena itu, pengelolaan anggaran dilakukan secara efisien agar pelayanan tetap berjalan optimal dan menjangkau seluruh masyarakat.
Untuk memperkuat layanan, Dishub KSB telah mengajukan usulan penambahan empat tenaga teknis kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa Barat. Penambahan personel tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan gangguan sekaligus meningkatkan efektivitas pemeliharaan jaringan PJU.
Suharno menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga keandalan layanan penerangan jalan melalui pemeliharaan rutin dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga seluruh fasilitas penerangan jalan tetap berfungsi dengan baik.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan lampu jalan yang padam atau mengalami kerusakan agar dapat ditindaklanjuti secepatnya oleh petugas.
“Kami berkomitmen menjaga pelayanan penerangan jalan tetap optimal melalui pemeliharaan rutin dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat,” tutup Suharno.(Nin-ks)







