Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Gelaran gerak jalan dalam rangka memeriahkan Hari Lahir (Harlah) Kabupaten Sumbawa Barat turut membawa peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

Selama tiga hari pelaksanaan, pedagang melihat adanya perbedaan tingkat penjualan. Hari pertama menjadi yang paling ramai, terutama karena peserta didominasi anak-anak dan didampingi orang tua serta suporter.

Kondisi tersebut membuat aktivitas jual beli di sekitar lokasi ikut meningkat. Berbagai jajanan, makanan dan minuman banyak diburu peserta maupun masyarakat yang datang menyaksikan kegiatan.

Salah seorang pedagang bakso mengaku penjualannya cukup meningkat pada hari pertama dibandingkan dua hari berikutnya.

“Kalau hari pertama memang paling ramai. Banyak anak-anak yang ikut, terus orang tua sama suporternya juga banyak. Jadi yang beli bakso lumayan ramai, omzet juga lebih naik dibanding hari berikutnya,” ujarnya.

Hal yang sama dirasakan pedagang cilok. Menurutnya, anak-anak menjadi pembeli yang cukup banyak karena biasanya membeli jajanan setelah mengikuti gerak jalan.

“Kalau anak-anak kan biasanya habis ikut gerak jalan mereka beli jajanan. Jadi hari pertama cilok cukup banyak yang beli. Hari kedua sama ketiga sudah tidak seramai itu karena kebanyakan pesertanya orang dewasa,” katanya.

Sementara itu, pedagang minuman juga merasakan penjualan yang lebih tinggi pada hari pertama. Banyaknya peserta dan suporter membuat kebutuhan minuman ikut meningkat.

Foto Pelaku UMKM di sekitar lokasi Grak jalan

“Minuman juga hari pertama lebih banyak yang laku. Mungkin karena anak-anak dan suporternya ramai, jadi sambil menunggu mereka beli minuman. Kalau hari kedua dan ketiga memang agak berkurang pembelinya,” ujar pedagang tersebut.

Memasuki hari kedua dan ketiga, pedagang mulai merasakan penurunan jumlah pembeli. Menurut mereka, kondisi itu sejalan dengan peserta yang lebih banyak berasal dari kalangan dewasa sehingga aktivitas membeli jajanan dan minuman tidak seramai saat peserta anak-anak.

Meski begitu, rangkaian gerak jalan tetap memberikan kesempatan bagi pedagang untuk memperoleh tambahan pemasukan. Keramaian kegiatan menjadi peluang bagi UMKM untuk menawarkan dagangan kepada peserta, pendamping maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Bagi pelaku UMKM, kegiatan yang melibatkan banyak peserta seperti gerak jalan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan perputaran penjualan. Perbedaan tingkat keramaian dari hari ke hari juga menunjukkan bahwa karakter peserta turut berpengaruh terhadap aktivitas jual beli pedagang.(Nin-ks)