Kanalsumbawa, Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) sebagai upaya meningkatkan kinerja birokrasi dan pelayanan publik.

Sebanyak 90 pejabat struktural dari berbagai jenjang jabatan diberangkatkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan kepemimpinan yang diselenggarakan secara berjenjang. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mencetak aparatur yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin dinamis.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB, Agusman, S.Pt., menjelaskan bahwa peserta pelatihan terdiri atas 40 pejabat pengawas yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), 40 pejabat administrator yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), serta 10 pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.

“Tahun ini ada 40 pejabat pengawas dan 40 pejabat administrator yang mengikuti pelatihan kepemimpinan,” kata Agusman, Rabu (3/6/2026).

Sementara itu, 10 peserta PKN Tingkat II berasal dari sejumlah perangkat daerah, mulai dari staf ahli bupati, sekretaris DPRD, kepala dinas, kepala badan hingga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pelatihan bagi pejabat pimpinan tinggi tersebut diselenggarakan oleh BPSDMD Provinsi NTB di Wisma Tambora, Kantor BPSDMD NTB, dan berlangsung sejak 2 Juni hingga 26 September 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Kepemimpinan Adaptif dalam Mengelola Agenda Strategis Daerah untuk Mewujudkan Resiliensi Tata Kelola Pemerintahan Daerah.”

Agusman mengatakan pengembangan kompetensi ASN dilakukan secara berkelanjutan dan berjenjang agar peningkatan kapasitas tidak hanya menyasar pimpinan tertinggi, tetapi juga pejabat administrator dan pengawas yang menjadi penggerak utama roda birokrasi di masing-masing organisasi perangkat daerah.

Menurutnya, peningkatan kualitas aparatur merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif, profesional, dan berkualitas.

“Komitmen Pemda KSB adalah meningkatkan kapasitas aparatur secara menyeluruh sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan kepemimpinan memiliki peran strategis dalam membekali pejabat dengan kemampuan manajerial, kepemimpinan, serta keterampilan mengambil keputusan yang tepat di tengah dinamika pembangunan daerah.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap para peserta mampu menghadirkan berbagai inovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi pada masing-masing perangkat daerah.

Seluruh kegiatan pengembangan kompetensi ASN tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dialokasikan melalui BKPSDM KSB. Pemerintah daerah berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan secara nyata untuk mendukung pelayanan publik yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Nin-ks)