Sumbawa Barat, Kanalsumbawa — Persiapan Pameran Pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) 2026 mulai dimatangkan. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Lahir (Harlah) KSB tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada 12 Oktober 2026.

Pameran tahun ini akan menggunakan Arena Panahan di kawasan Kemutar Telu Center (KTC), Taliwang. Lokasi tersebut dipilih setelah panitia mempertimbangkan sejumlah tempat yang dinilai sesuai untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) KSB, Irfandi, mengatakan terdapat tiga lokasi yang sebelumnya masuk dalam pembahasan, yakni Arena Panahan, halaman depan Masjid Agung Darussalam dan area sekitar Dinas Pemadam Kebakaran.

“Setelah kami pertimbangkan, area panahan menjadi pilihan karena akses KTC tetap bisa berjalan. Ruas jalan yang digunakan hanya sebagian,” kata Irfandi saat dikonfirmasi KanalSumbawa, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, pengaturan tersebut diharapkan dapat menjaga aktivitas lalu lintas, khususnya pada jam kerja. Dengan begitu, kegiatan pameran tetap dapat berlangsung tanpa menutup seluruh akses kendaraan di kawasan tersebut.

Mengenai durasi kegiatan, Irfandi menyebut panitia masih melakukan pematangan. Dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), kegiatan tersebut tercatat berlangsung selama tujuh hari. Namun, kepastian mengenai tanggal berakhirnya pameran masih menunggu pembahasan panitia.

“Untuk tanggal mulai sudah pasti 12 Oktober. Kalau tanggal akhirnya masih kami sesuaikan dengan hasil pembahasan panitia,” ujarnya.

Selain menyiapkan lokasi, Brida juga merancang sejumlah kegiatan yang akan mengisi pameran. Salah satunya lomba cerdas cermat yang tahun ini melibatkan pelajar tingkat SMP dan SMA.

Irfandi menjelaskan, perubahan sasaran peserta tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan program unggulan pemerintah daerah kepada kalangan pelajar.

“Kami ingin informasi tentang program unggulan daerah juga dikenal oleh pelajar. Karena itu, tahun ini peserta cerdas cermat kami arahkan dari SMP dan SMA,” jelasnya.

Sementara untuk pelaku UMKM, sekitar 20 stand akan disediakan tanpa biaya. Brida juga menyiapkan fasilitas listrik, serta ruang bagi instansi vertikal, perbankan dan BUMD.

Peserta pameran nantinya diminta mempersiapkan tampilan dan aktivitas di stand masing-masing. Panitia juga akan melakukan penilaian terhadap stand selama kegiatan berlangsung.

“Silakan masing-masing peserta menyiapkan stand sebaik mungkin dan mengisinya dengan kegiatan. Kami berharap pameran ini nantinya bisa ramai dan mendapat partisipasi masyarakat,” pungkasnya.(Nin-ks)