SUMBAWA BARAT, Kanalsumbawa – Penyaluran bonus bagi atlet berprestasi Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) masih dalam tahap penyelesaian administrasi. Disparpora KSB kini memfokuskan pengecekan pada kesesuaian data penerima sebelum dana ditransfer.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora KSB, Rizki Syahputra, mengatakan proses tersebut dilakukan untuk memastikan data yang menjadi dasar pembayaran benar-benar sesuai dengan dokumen yang telah ditetapkan.
Menurut Rizki, salah satu bagian yang masih membutuhkan pencocokan adalah data rekening. Dalam pemeriksaan, ditemukan sejumlah rekening yang belum sesuai dengan nama penerima yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK).
“Data rekening ini harus kami cocokkan dulu dengan nama penerimanya. Karena pembayaran dilakukan melalui rekening, tentu harus sesuai dengan dokumen yang menjadi dasar pencairan,” kata Rizki.
Pengecekan tidak hanya berkaitan dengan rekening. Disparpora juga masih menelusuri adanya perbedaan jumlah perolehan medali antara dokumen KONI KSB dan SK KONI Provinsi NTB yang menjadi bagian dari administrasi pemberian bonus.
Data dari KONI KSB mencatat 268 medali, sedangkan dalam SK KONI Provinsi NTB tercantum 260 medali. Perbedaan delapan medali tersebut membuat Disparpora perlu mencocokkan kembali data sebelum pembayaran dituntaskan.
Rizki mengatakan, pihaknya tidak dapat begitu saja mengurangi daftar atlet penerima hanya berdasarkan perbedaan angka tersebut. Pasalnya, dokumen dari tingkat provinsi yang diterima tidak memuat rincian nama atlet, sementara data dari KONI KSB mencantumkan nama penerima secara lebih rinci.
“Kami tidak bisa mengurangi nama secara sepihak. Data yang ada tetap kami cocokkan, terutama dengan dokumen yang mencantumkan nama-nama atlet,” ujarnya.
Untuk mempercepat penyelesaian, Disparpora telah berkoordinasi dengan BPKAD dan pihak perbankan. Pemeriksaan rekening dan pencocokan data penerima tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam satu hingga dua hari ke depan.
Setelah tahapan tersebut rampung, Disparpora berharap proses pencairan dapat segera dilanjutkan sehingga bonus yang menjadi hak para atlet bisa disalurkan. Pemerintah daerah menargetkan seluruh proses pembayaran dapat diselesaikan pada akhir September 2026.(Nin-ks)







