Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Pengunjung Poliklinik Rawat Jalan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat mendapat edukasi kesehatan tentang penyakit jantung dan pembuluh darah. Penyuluhan digelar di ruang tunggu poliklinik, saat sejumlah pasien dan keluarga menunggu pelayanan.

Materi yang disampaikan mengangkat tema “Fakta dan Mitos pada Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah”. Dokter RSUD Asy-Syifa’, dr. M. Azman Pasha, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Dalam penyuluhan, peserta diajak memahami berbagai informasi seputar penyakit jantung yang banyak beredar di masyarakat. Penjelasan diberikan untuk membantu pengunjung membedakan informasi yang benar dengan anggapan yang belum tentu sesuai dengan fakta medis.

Suasana penyuluhan berlangsung cukup interaktif. Sejumlah pengunjung tampak menyimak materi yang disampaikan. Beberapa di antaranya juga mengajukan pertanyaan terkait penyakit jantung dan pembuluh darah.

Edukasi kesehatan seperti ini dinilai penting, terutama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit jantung. Pengetahuan yang baik diharapkan membuat masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatan dan tidak mengabaikan tanda-tanda yang muncul.

Selain mengenali penyakit, masyarakat juga perlu memperhatikan kebiasaan sehari-hari yang berkaitan dengan kesehatan jantung. Pola makan, aktivitas fisik, istirahat yang cukup dan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi tubuh.

Bagi RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat, penyuluhan di ruang tunggu menjadi salah satu cara menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat secara langsung. Pengunjung tidak hanya menunggu pelayanan, tetapi juga mendapat pengetahuan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat mengenai kesehatan jantung dan pembuluh darah. Masyarakat juga diingatkan agar tidak begitu saja mempercayai informasi kesehatan yang beredar tanpa mengetahui kebenarannya.

RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat akan terus mendorong pentingnya edukasi kesehatan bagi masyarakat. Kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak dini menjadi salah satu langkah penting agar risiko penyakit dapat ditekan.**