Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah memberikan penghargaan kepada seluruh unsur kontingen Kabupaten Sumbawa Barat yang telah mengharumkan nama daerah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Apresiasi itu disampaikan saat memimpin upacara bendera di Lapangan Graha Fitrah, Taliwang, Senin (27/7/2026).
Dalam amanatnya, Bupati menilai capaian kontingen Porprov merupakan hasil kerja kolektif yang melibatkan atlet, pelatih, ofisial, pengurus KONI, jajaran pemerintah daerah, hingga tenaga pendukung. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama dan persiapan yang matang mampu menghasilkan prestasi membanggakan bagi Kabupaten Sumbawa Barat.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah terlibat. Mulai dari pengurus KONI, jajaran pemerintah, atlet, ofisial, pelatih, asisten pelatih hingga seluruh tenaga pendukung. Semuanya telah bekerja luar biasa dan menghasilkan prestasi yang luar biasa,” ujar Amar.
Selain menyampaikan apresiasi kepada insan olahraga, Bupati juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menginformasikan pelaksanaan program beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Sumbawa Barat. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas.
Ia menjelaskan, beasiswa yang disediakan pemerintah daerah terbagi dalam tiga kategori, yakni beasiswa prestasi akademik, beasiswa prestasi nonakademik, dan beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Seluruh proses pelayanan dan informasi mengenai program tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat.
Bupati menerangkan, setiap kategori memiliki persyaratan yang berbeda. Khusus penerima beasiswa dari keluarga kurang mampu diwajibkan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,50, sedangkan penerima beasiswa prestasi harus memenuhi standar IPK yang lebih tinggi sebagai bentuk penghargaan atas capaian akademik mereka.
Ia juga menegaskan bahwa bantuan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat difokuskan untuk membiayai Uang Kuliah Tunggal (UKT). Program tersebut tidak mencakup biaya hidup mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Selain itu, mahasiswa yang telah menerima beasiswa dari sumber lain tidak diperkenankan menerima bantuan dari pemerintah daerah. Kebijakan tersebut diterapkan agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan.
“Manfaatkan dengan baik, dengan kita juga memacu anak-anak kita untuk bisa mencapai standar yang disyaratkan,” kata Amar.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap semakin banyak mahasiswa yang dapat menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya UKT, sekaligus termotivasi untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik sebagai bekal membangun daerah di masa depan.**







