Sumbawa Barat, Kanalsumbawa — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menyiapkan Sistem Layanan Informasi SALAM KSB Maju untuk melakukan pembaruan data kependudukan secara lebih cepat dan akurat.
Sistem ini disiapkan untuk menjawab persoalan ketidaksesuaian antara data administrasi dengan kondisi riil di lapangan, seperti warga yang sudah meninggal dunia namun masih tercatat dalam Kartu Keluarga (KK) dan warga yang sudah pindah domisili namun masih terdata sebagai penduduk setempat.
Kepala Dinas Dukcapil Sumbawa Barat melalui Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk, Adi Sosiawan, mengatakan selama ini pembaruan data masih menunggu laporan dari masyarakat, sehingga perlu sistem yang lebih proaktif.
“Salah satu contohnya, ada orang yang sudah meninggal, tetapi masih tercatat di dalam KK. Oleh karena itu, kita perlu SALAM KSB Maju untuk meng-update datanya, bahwa di situ memang sudah meninggal,” kata Adi.
Melalui SALAM KSB Maju, informasi perubahan data akan dihimpun dari lapangan dan dimasukkan ke dalam sistem untuk kemudian diperbarui. Skema ini diharapkan membuat data kependudukan lebih dinamis.
Untuk kasus pindah domisili, data warga akan diteruskan ke daerah tujuan dan diperbarui oleh operator di tingkat desa.
“Ketika orang sudah pindah ke daerah lain, datanya kita berikan ke daerah tempat dia akan berdomisili. Kita masukkan juga ke SALAM KSB Maju, kemudian di-update oleh operator di desa, sehingga diketahui bahwa warga tersebut sudah tidak ada lagi di sini,” jelasnya.
Adi menegaskan SALAM KSB Maju tidak menggantikan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Sistem ini merupakan layanan lokal yang menghubungkan informasi lapangan dengan Dukcapil dan perangkat daerah terkait.
Cakupan data yang dihimpun juga diperluas hingga ke data kelahiran dengan melibatkan operator di rumah sakit dan puskesmas, sehingga dapat menjadi bahan verifikasi saat pengurusan akta kelahiran.
Sistem ini juga dilengkapi dashboard pemantauan bagi pihak yang memiliki kewenangan, sementara proses perubahan data tetap dilakukan oleh operator sesuai kewenangannya.
Saat ini SALAM KSB Maju telah selesai disiapkan dan menunggu tahapan peluncuran. Pemkab berharap sistem ini dapat menghadirkan data kependudukan yang lebih valid dan mutakhir untuk mendukung pelayanan publik dan perencanaan pembangunan.(nin-ks)







