Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – RSUD Asy-Syifa Kabupaten Sumbawa Barat tengah menyiapkan layanan kemoterapi bagi pasien kanker. Rumah sakit juga mempersiapkan ruang khusus serta pengembangan layanan bedah onkologi yang ditargetkan mulai berjalan pada Oktober 2026.

Direktur RSUD Asy-Syifa, Andy Suhaeri, S.ST., M.M.Inov., mengatakan layanan kemoterapi menjadi salah satu bagian dari pengembangan pelayanan rujukan di rumah sakit tersebut.

“Jadi nanti kalau ada pasien-pasien kanker, enggak perlu lagi kemoterapinya ke Mataram. Bisa kemoterapi di rumah sakit kita,” kata Andy.

Ia menjelaskan, layanan tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan. Sejumlah kebutuhan, mulai dari ruang pelayanan hingga dukungan tenaga medis, masih harus dipenuhi sebelum layanan dapat berjalan secara optimal.

Selain kemoterapi, RSUD Asy-Syifa juga mempersiapkan layanan bedah onkologi. Pengembangan layanan tersebut dilakukan melalui penjajakan kerja sama dan pemenuhan kebutuhan tenaga medis.

Bedah onkologi menjadi salah satu dari tiga layanan baru yang ditargetkan dikembangkan rumah sakit pada Oktober mendatang. Dua layanan lainnya adalah jantung dan pembuluh darah serta ginekologi.

Pengembangan layanan kanker tersebut sejalan dengan arah penguatan layanan rujukan yang menempatkan kanker sebagai salah satu penyakit prioritas, bersama jantung, stroke, uronefrologi, kesehatan ibu dan kesehatan anak.

Andy menyampaikan perkembangan tersebut dalam Coffee Morning yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat bersama awak media Sumbawa Barat, Kamis (24/9/2026).

Untuk mendukung pengembangan layanan, RSUD Asy-Syifa juga memperkuat sumber daya manusia. Tahun ini, tiga dokter dikirim mengikuti pendidikan spesialis, masing-masing bidang mulut, jantung dan pembuluh darah, serta paru.

Jika seluruh persiapan terpenuhi, keberadaan layanan kemoterapi di RSUD Asy-Syifa akan memberikan pilihan pelayanan bagi pasien kanker di KSB tanpa harus selalu menjalani kemoterapi ke Mataram.