Sumbawa Barat, Kanalsumbawa — Pelayanan donor darah tak selalu harus menunggu masyarakat datang ke rumah sakit. Tim Peno Laung (Pelayanan Donor Darah Luar Gedung) RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat turut turun ke Pantai Maluk untuk mendukung kegiatan donor darah dalam rangkaian Bakti Sosial Kesehatan.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Lauren Davaein, Pantai Maluk, tersebut digelar melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR). RSUD Asy-Syifa’ memberikan dukungan dengan mengerahkan Tim Peno Laung untuk membantu pelayanan donor darah.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti proses skrining. Sebanyak 64 orang menjalani pemeriksaan awal untuk memastikan kondisi kesehatan mereka memenuhi persyaratan sebagai pendonor.

Dari jumlah tersebut, 44 orang dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhasil mendonorkan darahnya. Pendonor terdiri dari enam orang bergolongan darah A, 18 orang golongan darah B, enam orang golongan darah AB dan 14 orang golongan darah O.

Poto bersama tim kegiatan bakti sosial di Hotel Lauren Davaein, Pantai Maluk,

Sementara itu, 20 peserta lainnya belum dapat mendonorkan darah setelah hasil skrining menunjukkan kondisi yang belum memenuhi persyaratan. Rinciannya, 10 orang memiliki kadar hemoglobin rendah, enam orang tekanan darah rendah, tiga orang kurang beristirahat dan satu orang sedang mengonsumsi obat.

Proses skrining menjadi tahapan penting sebelum donor dilakukan. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan calon pendonor berada dalam kondisi yang memenuhi persyaratan sehingga proses donor dapat berlangsung dengan aman.
Selain mendukung donor darah, RSUD Asy-Syifa’ juga memberikan dukungan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan khitanan massal yang diikuti 30 peserta. Tenaga kesehatan rumah sakit turut membantu sebagai operator dalam pelayanan tersebut.

Bakti sosial di Pantai Maluk tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan gratis, senam sehat dan aksi bersih pantai juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Bagi RSUD Asy-Syifa’, keterlibatan Tim Peno Laung merupakan bagian dari dukungan rumah sakit untuk mendekatkan pelayanan donor darah kepada masyarakat. Pelayanan luar gedung memungkinkan kegiatan donor dilakukan di berbagai lokasi tanpa harus selalu menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, fasilitas kesehatan dan masyarakat. Masing-masing pihak memberikan kontribusi sesuai peran untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Antusiasme warga di Maluk menunjukkan bahwa kepedulian masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Ada yang datang untuk memeriksa kesehatan, ada yang mengikuti khitanan massal, dan ada pula yang menyumbangkan darah. Tim Peno Laung RSUD Asy-Syifa’ menjadi bagian dari kegiatan itu, memastikan pelayanan donor darah bisa berlangsung lebih dekat dengan warga.**