TALIWANG, Kanalsumbawa – Keterbatasan fasilitas latihan tidak menjadi alasan bagi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk menurunkan target prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Meski belum memiliki padepokan sebagai pusat pembinaan atlet, cabang olahraga pencak silat tetap optimistis mampu bersaing dan meraih hasil terbaik.

Ketua IPSI KSB, Syahlan, SE, mengungkapkan pihaknya saat ini tengah mempersiapkan 21 atlet yang akan memperkuat kontingen KSB pada ajang olahraga terbesar di Nusa Tenggara Barat tersebut. Para atlet akan tampil pada dua kategori utama, yakni kategori tarung dan kategori seni.

Foto : Ketua IPSI KSB, Syahlan, SE,

Menurutnya, seluruh atlet terus menjalani latihan secara terprogram guna meningkatkan kemampuan teknik, fisik, serta mental bertanding. Persiapan dilakukan secara bertahap agar para atlet mampu tampil maksimal saat memasuki arena pertandingan.

Pada kategori tarung, atlet KSB akan bertanding di sejumlah kelas mulai dari kelas A hingga kelas J, baik putra maupun putri. Sementara untuk kategori seni, KSB akan menurunkan atlet pada nomor seni tunggal, seni ganda, seni beregu, dan solo kreatif.

Syahlan menjelaskan, nomor solo kreatif menjadi salah satu nomor yang cukup menjanjikan karena memadukan gerakan pencak silat dengan unsur seni pertunjukan dan musik. Selain penguasaan teknik, atlet dituntut memiliki kreativitas dan kemampuan menampilkan performa yang mampu menarik perhatian dewan juri.
Sejauh ini, perkembangan persiapan atlet disebut telah mencapai sekitar 70 persen. Untuk meningkatkan kesiapan menjelang Porprov, intensitas latihan ditambah menjadi lima kali dalam sepekan.

“Latihan kami tingkatkan menjadi lima kali seminggu agar atlet semakin siap, baik dari sisi teknik maupun kondisi fisik. Harapannya mereka bisa mencapai performa terbaik saat bertanding nanti,” kata Syahlan. Rabu (10/06/2026)

Selain latihan rutin, IPSI KSB juga merencanakan pemusatan latihan atau training center (TC) sekitar 10 hari sebelum pelaksanaan Porprov. Program tersebut akan difokuskan untuk mematangkan strategi pertandingan sekaligus memperkuat kekompakan dan mental atlet.

Di tengah proses persiapan tersebut, IPSI KSB masih menghadapi kendala minimnya sarana latihan. Hingga saat ini, para atlet berlatih secara bergantian di Aula Satpol PP Kabupaten Sumbawa Barat hingga kawasan Dermaga Labuan Lalar karena belum tersedia padepokan khusus pencak silat.

Meski demikian, semangat meraih prestasi tetap tinggi. IPSI KSB menargetkan perolehan tiga medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu pada Porprov NTB 2026. Target tersebut didukung kerja keras atlet dan pelatih, serta dukungan dari KONI KSB melalui alokasi anggaran pembinaan sekitar Rp50 juta. IPSI juga berharap adanya dukungan lebih lanjut dari pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan fasilitas latihan yang representatif guna menunjang pembinaan atlet secara berkelanjutan di masa mendatang.(**)