Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Kontingen cabang olahraga akuatik renang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menuntaskan perjuangan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII 2026. Dari target 4 medali emas yang dicanangkan, tim renang KSB belum berhasil membawa pulang medali emas pada edisi kali ini.
Kepastian tersebut didapat setelah seluruh nomor lomba renang rampung digelar pada 18-20 Juli 2026 di Kolam Renang Gelanggang Pemuda Mataram. Sebanyak 12 atlet renang KSB yang diturunkan telah berjuang hingga partai final.
Pengurus Federasi Akuatik Indonesia (FAI) KSB sekaligus Asisten Manajer Tim Renang KSB, Indra Jaya, menyampaikan apresiasi atas daya juang atletnya.
“Anak-anak sudah berjuang sekuat tenaga. Hasil memang belum sesuai harapan, tapi ini jadi catatan penting untuk pembinaan ke depan,” ujar Indra saat dikonfirmasi, Minggu (20/7/2026).
Menurut Indra, persaingan di cabor renang Porprov tahun ini berlangsung sangat ketat. Tiga daerah yakni Kota Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Tengah masih mendominasi perolehan medali.
Ia menilai ada faktor pembinaan yang menjadi pembeda. Daerah pendulang medali memiliki fasilitas kolam yang lebih banyak, jumlah klub yang besar, program latihan jangka panjang yang terstruktur, serta dukungan orang tua atlet yang tinggi.
“Mereka unggul karena pembinaan yang lebih ketat dengan jangka waktu panjang, fasilitas kolam renang yang banyak, jumlah klub yang besar, serta dukungan orang tua atlet yang tinggi. Ini menjadi tantangan nyata bagi pengurus akuatik KSB,” jelasnya.
Meski belum mencapai target, Indra menyebut Porprov kali ini memberi modal berharga. Bagi atlet, pengalaman bertanding di level provinsi menjadi bekal penting untuk mengasah mental dan teknik. Bagi pengurus, ajang ini menjadi ruang evaluasi dan belajar langsung.
“Kami mendapat banyak masukan dan strategi penting untuk pengembangan olahraga renang daerah, termasuk dari pelatih dan pemilik klub seperti Neken Moyoshaki Mataram, hingga pengurus provinsi,” tambah Indra.
Indra juga menegaskan kontingennya menjunjung tinggi sportivitas selama kejuaraan.
“Dengan semangat fair play, kami terhindar dari masalah teknis maupun non-teknis. KSB hadir sebagai peserta yang baik, taat aturan, dan tertib,” tegasnya.
Ke depan, FAI KSB berkomitmen membenahi pembinaan secara bertahap. Agenda yang disiapkan meliputi peningkatan jam latihan, penambahan akses fasilitas kolam, serta penguatan kolaborasi dengan klub dan orang tua atlet.
“Mencapai prestasi gemilang di masa depan, dimulai dari langkah pertama saat ini,” tutup Indra.(**)







