Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Sekitar 600 raider dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mengikuti kegiatan Jelajah Alam Sumbawa Barat, 31 Oktober hingga 1 November 2026. Kegiatan ini menghadirkan dua agenda utama, yakni kompetisi adu tanjakan dan trabas menjelajahi alam.
Peserta datang dari sejumlah daerah, di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali, Pulau Jawa, serta berbagai kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kehadiran ratusan pecinta motor trail tersebut membuat kegiatan berlangsung meriah sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarkomunitas.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu (31/10/2026) dengan kompetisi memperebutkan gelar Raja Tanjakan Indonesia Timur. Adu kemampuan para raider ini berlangsung di Tanjakan Jorok Bu dengan medan yang menantang.
Agenda berikutnya digelar Minggu (1/11/2026), berupa trabas menjelajahi alam yang dipusatkan di Desa Seloto, Kecamatan Taliwang. Para peserta akan menyusuri jalur perbukitan dan menikmati karakter alam Sumbawa Barat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi komunitas motor trail.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jelajah Alam Sumbawa Barat.
Bahkan, Amar menyatakan pemerintah daerah akan memberikan dukungan lebih besar pada pelaksanaan tahun depan agar kegiatan tersebut dapat dikemas lebih meriah dan menjangkau lebih banyak peserta.
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi wadah bagi masyarakat dan komunitas untuk menyalurkan hobi olahraga otomotif, tetapi juga memiliki peluang untuk memperkenalkan potensi wisata daerah. Kehadiran peserta dari luar daerah diharapkan ikut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Panitia juga menyiapkan empat unit sepeda motor Honda Beat sebagai hadiah utama bagi peserta. Hadiah tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam kegiatan yang diikuti ratusan raider lintas daerah ini.
Sejumlah tokoh dan pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Sakir yang dikenal sebagai Raja Tanjakan Indonesia dan Law Agwan selaku Ketua Trail Indonesia. Hadir pula sejumlah kepala perangkat daerah, anggota DPRD Sumbawa Barat, serta perwakilan Bank NTB.
Di sela kegiatan, Bupati Amar juga menyerahkan bingkisan kepada sejumlah janda, lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas. Ia turut memberikan dukungan dana kepada panitia untuk membantu pelaksanaan acara.
Sementara itu, Pj Kepala Desa Seloto, Khairul Ikhwan, menyampaikan terima kasih kepada panitia, pemerintah daerah, dan seluruh peserta yang datang dari berbagai wilayah. Menurutnya, kehadiran raider dari luar daerah menjadi kesempatan bagi Seloto untuk semakin dikenal.
Ia menilai kondisi geografis Seloto yang didominasi perbukitan justru menjadi potensi yang bisa dikembangkan. Bentang alam tersebut dapat menjadi daya tarik untuk kegiatan olahraga petualangan sekaligus membuka peluang pengembangan wisata desa.
Jelajah Alam Sumbawa Barat diharapkan tidak berhenti sebagai ajang berkumpulnya komunitas motor trail. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkenalkan keindahan alam Sumbawa Barat dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.**







