Sumbawa Barat, Kanalsumbawa– Sebanyak 73 peserta dari tingkat PAUD, TK, RA, dan sederajat se-Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengikuti karnaval budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, dengan mengusung tema *“Lestarikan Budaya, Perkuat Jati Diri, Wujudkan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa”.*
Karnaval budaya yang berlangsung pada 19 hingga 23 Oktober 2026 tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan hari jadi KSB. Selain memeriahkan peringatan HUT daerah, kegiatan ini diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada anak-anak sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Bupati Amar menegaskan bahwa pelestarian budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus. Menurutnya, pengenalan budaya kepada anak-anak perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kecintaan terhadap identitas daerah dapat tumbuh sejak dini.
“Budaya ini adalah bagian dari usaha kita menjaga dan membangun karakter anak-anak kita untuk menjadi generasi yang terbaik, generasi Sumbawa Barat yang terbaik di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.
Ia menyampaikan, keterlibatan anak-anak dalam karnaval menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan budaya melalui kegiatan yang menyenangkan. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya mengenal budaya melalui pembelajaran di sekolah, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam kegiatan bersama masyarakat.
Karnaval tersebut diikuti peserta dari berbagai lembaga pendidikan tingkat PAUD, TK, RA, dan sederajat di seluruh wilayah KSB. Kehadiran para peserta didik bersama guru pendamping menambah semarak rangkaian perayaan HUT ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat.

Bupati Amar juga mengapresiasi semangat anak-anak dan para guru yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyadari bahwa para peserta, khususnya anak usia dini, membutuhkan perhatian lebih selama mengikuti karnaval.
Di tengah cuaca panas, Bupati meminta panitia dan guru pendamping untuk mengutamakan keselamatan serta kondisi kesehatan peserta. Ia mengingatkan agar anak-anak yang merasa lelah diberikan kesempatan beristirahat dan tidak dipaksakan melanjutkan perjalanan.
“Kalau memang ada anak didiknya yang lelah, maka silakan istirahat, jangan dipaksa, mengingat cuaca yang cukup ekstrem, panas ekstrem di hari ini,” pesannya.
Selain itu, peserta juga diingatkan untuk menjaga ketertiban selama perjalanan dan mencukupi kebutuhan minum agar kondisi tubuh tetap terjaga hingga kegiatan selesai.
Karnaval budaya ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-23 KSB yang berlangsung selama lima hari. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah mendorong pelestarian budaya sekaligus memperkuat jati diri daerah dengan melibatkan generasi muda sejak usia dini.
Bupati Amar kemudian secara resmi menyatakan karnaval budaya dimulai. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenal kekayaan budaya sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap Kabupaten Sumbawa Barat.(nin-ks)







