Sumbawa Barat, Kanalsumbawa– Kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di jalur menuju Bandara Kiantar, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), masih menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Dishub telah mengusulkan pengadaan PJU kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) KSB, termasuk untuk jalur Kertasari menuju bandara yang masih membutuhkan penerangan.
Kepala Dishub KSB, Suharno, mengatakan keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan penerangan di seluruh titik. Kondisi tersebut membuat penanganan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Kami belum bisa memuaskan semua pihak karena ada beberapa titik yang belum bisa kami jangkau,” ujar Suharno. Senin,19/10/26
Meski demikian, Dishub KSB tetap berupaya mencari alternatif untuk mendukung pemenuhan PJU. Selain mengajukan usulan melalui Bappeda, pihaknya juga membuka peluang dukungan pengadaan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD KSB.
Persoalan penerangan jalan tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam mendukung akses darat menuju Bandara Kiantar. Di samping itu, penataan lalu lintas dan kebutuhan pengembangan jalan juga telah masuk dalam kajian Dishub KSB sejak awal perencanaan pembangunan bandara.
Suharno menjelaskan, pihaknya telah melakukan analisis dampak lalu lintas (Andalalin) yang mencakup pengaturan arus kendaraan serta rencana pelebaran jalan menuju kawasan bandara.
“Dari awal pembangunan bandara ini kita sudah melakukan analisis dampak lalu lintas atau Andalalin,” katanya.
Kajian tersebut menjadi bagian dari perencanaan penataan akses menuju bandara. Dengan demikian, dukungan terhadap konektivitas kawasan tidak hanya berkaitan dengan penerangan, tetapi juga pengaturan arus kendaraan dan kebutuhan jalan.
Namun, pengadaan tambahan PJU masih bergantung pada proses perencanaan dan ketersediaan anggaran. Belum ada kepastian mengenai waktu pelaksanaan maupun jumlah titik yang akan ditangani.
Suharno menyampaikan bahwa pihaknya tetap berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai kemampuan yang tersedia.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat, tetapi kami tetap mengupayakan yang terbaik sesuai dengan kemampuan dan anggaran yang tersedia,” ungkapnya.
Dengan kondisi tersebut, tindak lanjut usulan PJU menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pembangunan daerah. Realisasinya masih menunggu proses penganggaran dan keputusan lebih lanjut dari pihak terkait.(nin-ks)







