Kanalsumbawa, Sumbawa Barat — Program unggulan Kartu KSB Maju Kesehatan terus membuktikan manfaat nyatanya bagi masyarakat. Hingga 18 Mei 2026, ratusan warga di Kabupaten Sumbawa Barat telah merasakan langsung berbagai layanan kesehatan dan bantuan sosial yang disediakan pemerintah daerah melalui program tersebut.

Layanan yang diberikan tidak hanya mempercepat akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga pasien.

Mulai dari layanan ambulans darurat, bantuan biaya pendamping pasien rawat inap, hingga pemulangan jenazah, seluruhnya berjalan aktif dan dimanfaatkan secara luas oleh warga.

Direktur RSUD Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat, Andy Suhaeri, S.ST., M.M.Inov., mengatakan program KSB Maju Kesehatan dirancang untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan menjangkau semua kalangan.

“Program ini masih berjalan aktif membantu masyarakat, terutama pada layanan rujukan pasien, ambulans, hingga bantuan sosial kesehatan,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Salah satu layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat adalah Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans. Berdasarkan data sementara, penggunaan layanan tertinggi tercatat berasal dari Kecamatan Taliwang, Jereweh, dan Poto Tano.

Keberadaan layanan ini dinilai sangat membantu, khususnya dalam kondisi darurat maupun ketika pasien membutuhkan rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan.

“Layanan ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan penanganan darurat maupun rujukan pasien,” tambah Andy.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus menyalurkan bantuan biaya pendamping pasien rawat inap. Hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 622 warga telah menerima bantuan tersebut, dengan total anggaran yang tersalurkan mencapai Rp933 juta.

Bantuan ini diperuntukkan bagi keluarga pasien yang harus mendampingi anggota keluarganya selama menjalani perawatan, terutama bagi mereka yang membutuhkan waktu pengobatan dalam jangka panjang.

Tak hanya fokus pada pasien, program KSB Maju Kesehatan juga memberikan perhatian pada layanan pemulangan jenazah. Data mencatat sebanyak 47 jenazah telah dipulangkan dari luar Kabupaten Sumbawa Barat, sementara 72 jenazah lainnya difasilitasi pemulangannya dari RSUD Asy-Syifa’.

Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan biaya ambulans rujukan bagi warga yang belum memiliki jaminan kesehatan, yang hingga kini telah dimanfaatkan oleh dua penerima.
Selain itu, bantuan talangan biaya ambulans rujukan telah digunakan oleh 294 warga.

Program ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan layanan kesehatan tidak berhenti pada kebijakan, tetapi diwujudkan melalui bantuan nyata yang langsung dirasakan warga. (Nin-ks)