Jakarta, Kanalsumbawa — Penguatan pelayanan kesehatan menjadi bagian yang disampaikan Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah dalam forum kesehatan tingkat nasional di Jakarta. Dalam paparannya, ia menyoroti pendekatan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses masyarakat.
Bupati Amar menyampaikan materi tentang Transformasi Kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat saat menjadi pemateri dalam Seminar, Workshop & Health Technology Expo “Inovasi Layanan Fasilitas Kesehatan Modern Indonesia 2026” yang berlangsung di Hotel Harris FX Sudirman, Jakarta, 4–6 September 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Perhimpunan Kolaborasi Kesehatan Nasional (PKKN) tersebut mengangkat tema “Akselerasi Smart Healthcare Indonesia Melalui Integrasi Artificial Intelligence, Transformasi Digital, dan Inovasi Layanan Kesehatan Modern Berkelanjutan”.
Dalam kesempatan itu, Bupati Amar menjelaskan bahwa transformasi kesehatan tidak hanya berbicara mengenai penggunaan teknologi. Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana pemerintah menghadirkan pelayanan yang mudah dijangkau, cepat, berkualitas dan efisien bagi masyarakat.
“Transformasi kesejahteraan masyarakat termasuk di dalamnya masalah kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melakukan intervensi langsung ke kepala keluarga. Kesemuanya itu terakomodir dalam sistem kerja dalam program Kartu Sumbawa Barat Maju yang di dalamnya terdapat Layanan Maju Kesehatan,” ungkap Bupati.
Ia juga menyampaikan pentingnya keterpaduan dalam membangun layanan kesehatan. Penguatan tersebut mencakup layanan kesehatan, pemanfaatan teknologi digital, pengelolaan data, peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan dan berbagai pemangku kepentingan.
Perkembangan Artificial Intelligence, rekam medis elektronik, interoperabilitas data, telemedicine hingga perangkat kesehatan pintar turut menjadi bagian dari pembahasan. Menurut Bupati, berbagai teknologi tersebut dapat digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan.
Namun, penerapan teknologi tetap perlu berjalan dengan memperhatikan keamanan, efektivitas dan etika. Keselamatan serta kepuasan pasien juga menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan layanan kesehatan modern.
Selain Bupati Sumbawa Barat, forum tersebut turut menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat dr. Raden Vini Adiani Dewi, MMRS sebagai pemateri. Forum ini mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, praktisi, dunia usaha dan industri teknologi kesehatan untuk membahas perkembangan layanan kesehatan berbasis teknologi, terintegrasi dan berkelanjutan.
Keikutsertaan Bupati Amar dalam forum tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Kabupaten Sumbawa Barat untuk menyampaikan arah transformasi kesehatan daerah serta berbagi pengalaman dengan berbagai pihak dalam forum kesehatan nasional.**







