Kanalsumbawa, Taliwang – Keberadaan investasi PT. Unggul Sejati Indonesia (PT USI) yang beroperasi di Benete, Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tak pernah lepas dari sorotan berbagai pihak.
Isu dan kabar burukpun digulirkan seolah-olah PT USI beroperasi tanpa izin, sementara aspek dokumen perizinan PT USI lengkap sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Menyikapi hal tersebut, Jefri Castello selaku Humas PT USI angkat suara dan menyarankan kepada para pihak agar jangan bernarasi berlebihan (Overlife) yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat, khususnya didaerah lingkar tambang.
“Sumbawa Barat termasuk daerah yang ramah investasi, jika niat teman-teman ingin semua investasi berjalan lancar maka saya mengajak untuk bersama-sama kita dukung investasi,” jelas Jefri Castelo kepada awak media, Rabu, 16 April 2025.
Selain itu, Jefri menegaskan, kita semua punya kewajiban dan tanggung bersama dalam menjaga iklim investasi di daerah ini, terkhususnya di Objek Vital Nasional (Obvitnas) diwilayah Maluk.
“Menjaga iklim investasi berarti kita telah menjaga kondusifitas daerah ini, sehingga siapapun yang masuk investasi akan merasa nyaman dan aman. Ini penting untuk kita perhatikan dan jaga bersama-sama,” ucap Jefri.
Sebagai wujud komitmen, lanjut Jefri, PT USI juga mengedepankan semangat pemberdayaan pengusaha lokal dengan menggandeng salah satu perusahaan lokal untuk mensuport kegiatan Batching Plant.
“Semua hal sudah kami pertimbangkan bermitra dengan CV Anugrah Alam Sumbawa (CV AAS) sebagai bentuk pemberdayaan pengusaha lokal yang dimaksud,” tegas Jefri pria kelahiran Brang Ene.
Lebih jauh jefri mengatakan, PT USI sejak masuk investasi bagaimana upaya memajukan daerah, dan USI taat aturan dengan mengikuti semua proses hukum yang menjadi ketentuan dan peraturan pemerintah daerah.
“Dan seluruh aspek dokumen PT. USI diakui resmi dan sah secara hukum oleh pemerintah daerah kabupaten Sumbawa Barat terkait PT USI yang bergerak di bidang Batching Plant,” pungkasnya. (Ks)






