Sumbawa Barat, Kanalsumbawa – Warga Desa Kelanir, Kabupaten Sumbawa Barat, kini tidak lagi mengalami kesulitan mengakses layanan telekomunikasi. Jaringan seluler dan internet 4G Telkomsel resmi dapat digunakan, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berkomunikasi, mengakses informasi, hingga mendukung aktivitas pendidikan, usaha, dan pelayanan publik.

Hadirnya jaringan telekomunikasi di desa tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon) Kelas II Mataram, serta Telkomsel melalui Program Merdeka Sinyal. Dalam prosesnya, pemerintah daerah turut memberikan dukungan berupa penyediaan infrastruktur dan fasilitasi lahan untuk pembangunan sarana pendukung jaringan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat, Dedy Damhudy M. Khatim, mengatakan pembangunan akses telekomunikasi di Desa Kelanir merupakan bagian dari upaya pemerintah mengurangi kesenjangan layanan digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Menurutnya, tersedianya jaringan yang andal diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain mempermudah komunikasi, keberadaan internet juga membuka peluang yang lebih luas bagi pelajar untuk mengakses sumber belajar, pelaku usaha memasarkan produk secara digital, serta masyarakat memperoleh berbagai layanan pemerintahan secara lebih cepat.

“Pemkab Sumbawa Barat berkomitmen menghadirkan akses digital yang merata agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi,” ujar Dedy.

Pemerintah daerah juga memastikan upaya peningkatan layanan telekomunikasi tidak berhenti di Desa Kelanir. Sejumlah wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses jaringan akan menjadi sasaran penguatan infrastruktur telekomunikasi secara bertahap melalui kerja sama dengan pemerintah pusat dan penyedia layanan.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat konektivitas digital kini menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Keberadaan jaringan telekomunikasi yang memadai tidak hanya mendukung komunikasi, tetapi juga mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelayanan publik.

Bagi masyarakat Desa Kelanir, hadirnya sinyal bukan sekadar mempermudah komunikasi. Lebih dari itu, konektivitas digital menjadi pintu menuju berbagai peluang baru, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat pun menargetkan langkah serupa terus berlanjut agar seluruh desa dapat menikmati akses informasi yang setara dan mendorong pembangunan yang lebih inklusif.(**)