Taliwang, Kanalsumbawa — Pembangunan KSB Mall di Jalan Undru, Taliwang, terus menunjukkan progres. Pekerjaan fisik saat ini masih berlangsung, dengan kontraktor fokus menyelesaikan struktur utama bangunan yang ditargetkan rampung pada awal November 2026.
Di tengah proses pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga menyiapkan konsep pemanfaatan KSB Mall. Fasilitas ini nantinya tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi dilengkapi area kafe yang dapat digunakan pengunjung untuk bersantai, ngopi maupun menerima tamu.
Kabid UMKM Diskoperindag KSB, Iswanto, mengatakan konsep tersebut sengaja dibuat agar keberadaan KSB Mall memiliki fungsi yang lebih luas.
“Konsepnya tidak cuma pusat oleh-oleh. Nanti ada area kafe di sebelahnya untuk tempat nongkrong, ngopi, atau menerima tamu,” ujarnya, Senin, 7 September 2026.
Menurut Iswanto, pengerjaan fisik KSB Mall saat ini terus dikebut. Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan sekitar 90 hari kerja sejak dimulai, sehingga penyelesaian bangunan menjadi salah satu perhatian agar dapat digunakan sesuai rencana.
“Target selesai awal November, rencana begitu biar tamu-tamu pas Harlah belanja oleh-oleh di situ,” katanya.
Jika target tersebut tercapai, KSB Mall diharapkan sudah dapat dimanfaatkan pada momentum Hari Lahir Kabupaten Sumbawa Barat. Kehadiran fasilitas itu juga diharapkan menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat maupun tamu dari luar daerah saat berkunjung ke Taliwang.
Selain ruang penjualan, area kafe menjadi bagian dari konsep yang sedang disiapkan. Ruang tersebut nantinya dapat memberikan pilihan bagi pengunjung yang ingin beristirahat setelah berbelanja atau sekadar menikmati suasana di kawasan KSB Mall.
Sementara itu, produk yang akan mengisi KSB Mall tetap melalui proses pemilihan. Diskoperindag akan mempertimbangkan daya tahan produk, khususnya makanan olahan, agar barang yang dipasarkan memiliki masa simpan yang sesuai.
“Kita pilih yang awet dan tahan lama. Makanan yang cuma bertahan 24 jam tentu tidak mungkin masuk,” tegas Iswanto.
Produk kerajinan lokal juga tetap mendapat ruang di dalam konsep KSB Mall. Sejumlah hasil karya pengrajin, seperti olahan rotan dan produk jahit, nantinya dapat dipasarkan bersama produk UMKM lainnya.
“Termasuk juga produk-produk kriya atau kerajinan hasil para pengrajin di KSB,” lanjutnya.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan dan konsep fasilitas yang mulai dimatangkan, KSB Mall diproyeksikan tidak sekadar menjadi tempat pemasaran produk lokal. Kehadiran area kafe di dalam konsepnya diharapkan membuat fasilitas tersebut lebih nyaman dikunjungi masyarakat maupun tamu daerah.(nin-ks)







